Syukuran Tahun Baru 2022, Tokoh Lintas Agama Sumut Doakan Indonesia Terlepas Dari Pandemi Covid-19

  • Bagikan

MEDAN  |  kabar24jam.com

Minggu, 16 Januari 2022.

Tokoh lintas agama di Sumatera Utara (Sumut) mendoakan Bangsa Indonesia supaya segera terlepas dari pandemi Covid-19 yang sudah 2 tahun mewabah. Pandemi ini sudah banyak merenggut korban jiwa, menguras anggaran negara dan mempengaruhi perekonomian masyarakat.

Doa itu dipanjatkan dari kalangan pemuka agama saat menghadiri acara syukuran Tahun Baru 2022 di kediaman Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Wilayah Sumut, Gandi Parapat, di Jalan Sempurna Ujung Kecamatan Medan Denai, Sabtu (15/01/2022).

Kalangan tokoh lintas agama yang mendoakan bangsa ini meliputi, Pendeta DR Eben Siagian mewakili Agama Kristen, Pandita Manaugren mewakili Agama Hindu, Ustaz Martono mewakili Agama Islam, Beatus Munthe mewakili Agama Katolik dan Mus Lim mewakili Agama Konghuchu.

Kehadiran ke lima pemuka agama tersebut sekaligus juga memanjatkan doa bagi keluarga Gandi Parapat yang baru saja terbebas dari musibah virus corona atau covid-19 agar dijauhkan dari wabah tersebut. Mereka juga memanjatkan doa untuk keluarga Gandi Parapat dan masyarakat Indonesia agar terbebas dari covid-19.

Dalam kesempatan itu, tokoh lintas agams turut mendoakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Ketua DPRD SU Baskami Ginting, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, H MS Kaban Jakarta, Akbar Tanjung Jakarta, Degi Kartika Jaya Deputi BIN Jakarta serta tokoh pemuda dan elemen masyarakat Sumut lainnya.

Pdt Eben Siagian yang menjadi Sekum PGI Sumut, dalam kesempatan itu mengapresiasi digelarnya syukuran Tahun Baru 2022 dirangkai doa bersama dari lima tokoh lintas agama di Sumut, di kediaman Gandi Parapat yang juga selaku Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (Korwil PMPHI) Sumut.

“Saya mewakili teman-teman tokoh lintas agama di Sumut secara khusus berdoa agar covid-19 dan sejenisnya dijauhkan dari kehidupan keluarga Gandi Parapat. Dan juga kami berdoa semoga Sumut dan Indonesia juga terbebas dari covid-19 yang sudah kita rasakan selama dua tahun lebih,” sebut Eben Siagian kepada awak media di sela syukuran tersebut.

Di bagian lain, Eben juga sebagai anak bangsa mengaku sedih dan kecewa karena anak bangsa Indonesia masih bisa terprovokasi dengan provokator yang ingin memecah keutuhan Bangsa Indonesia melalui perbedaan suku, agama dan ras.

Padahal menurut Eben, perbedaan itu sudah lama hilang dari muka bumi ini sejak diproklamirkannya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 oleh para pemuda pemudi kita.

“Mari kita bersatu dan berdoa agar perbedaan itu kita hilangkan. Sekarang bagaimana kita fokus dan berdoa agar pemerintah kita bisa bekerja maksimal sehingga covid-19 dan sejenisnya bisa hilang dari kehidupan kita. Dan kita bisa bekerja dan beraktivitas seperti sedia kala, tanpa ada virus mengganggu kehidupan umat manusia,” harap Eben.

Sebelumnya Gandi Parapat menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada lima tokoh lintas agama di Sumut yang bersedia menghadiri syukuran Tahun Baru 2022 dirangkai doa bersama, karena dia dan keluarga baru terbebas dari Covid-19.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada Gubsu, Wali Kota Medan, Ketua DPRD Sumut, Ketua PWI Farianda Putra Sinik, H MS Kaban Jakarta, Akbar Tanjung Jakarta, Degi Kartika Jaya Deputi BIN Jakarta serta tokoh pemuda dan elemen masyarakat Sumut lainnya yang juga telah memanjatkan doa, baik melalui media sosial, melalui papan bunga serta hadir langsung di kediamannya.

“Kita berharap agar Covid-19 dan sejenisnya tidak menyentuh kita lagi. Pada bulan April 2020, saya kena Isolasi mandiri, istri saya pada Februari 2021 opname covid,” kenang Gandi.

Wali Kota Medan Bobby Nasution melalui perwakilannya, Suryadi Pandjaitan, dalam sambutan di acara syukuran Tahun Bsru 2022 tersebut, mengajak masyarakat untuk tetap bersama dengan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus corona yang mewabah di Tanah Air, khususnya di Kota Medan.

“Banyak korban jiwa akibat wabah Covid-19 yang melanda dunia, termasuk di Indonesia dan Kota Medan. Apalagi dengan afanya varian Omicron yang sedang mewabah, merupakan tugas kita semua bersama masyarakat untuk mencegah dan menanggulanginya,” pungkas Bobby Nasution. ( K24/r )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.