Kembali Aliansi LSM Kalsel Bersama Buruh Berdemo Karena Prihatin Nasib Pekerja Tambang

  • Bagikan

BANJARMASIN  |  kabar24jam.com

Jum’at, 21 Januari 2022.

Akibat Kamelut dua buah perusahaan Raksasa di Kalimantan Selatan di km 101 tentang jalan Hauling,masih menemui jalan buntu,meskipun surat dari dirjen minerba sudah keluar seharusnya sudah tidak ada problema lagi. Dan para pekerja kembali beraktifitas seperti biasa karena urusan perutlah yang menyebabkan terjadi sebab dan akibat semua yang jadi korban adalah Buruh /pekerja yang menopang hidup belum lagi anak /istri/adik/mertua dan orang tua ditambah lagi Akan memasuki bulan suci Ramadhon.

Karena saking prihatinnya akan nasib buruh kami tokoh -tokoh LSM di banua Propinsi Kalimantan Selatan akan kembali menggelar demo pada hari jumat bersama 10 LSM.


Dengan massa sebanyak 5 ratus orang kegedung wakil Rakyat propinsi.
Penyampaian aspirasi ini sudah kami lakukan beberapa kali dengan inti permasalahan yang sama topik Buka portal dan Dua perusahaan yang sedang bertikai antara TCT dengan AGM segera berdamai Karena masih belum adanya titik temu yang membuat kami
Kembali lagi ,atas nama tokoh LSM di Kalsel berdemo menyuarakan aspirasi hajat hidup orang banyak.

Hanya satu tujuan kehadiran kami atas tokoh-tokoh LSM ingin mendorong dan menghimbau agar kedua perusahaan Raksasa yang sedang bertikai ini segera berdamai apalagi sudah ada penawaran oleh PT TCT kepada PT AGM yang d pasilitasi kementrian ESDM jangan korbankan rakyat hanya untuk kepentingan bisnis ,harus ada yang mau mengalah demi tenaga kerja (buruh) hajat hidup orang banyak. tidak melihat dari sektor bidang bisnisnya dari harga Batu bara para buruh & supir angkutan tambang butuh kerja untuk menghidupi keluarga apalagi menjelang memasuki bulan puasa pihak perusahan tidak bekerja selama setahun pun mereka masih punya tabungan dan aset yang bisa di jual di bandingkan karyawan dan buruh tambang tidak bekerja berbulan-bulan adalah musibah dari penderitaan yang sangat menyedihkan dari situ kami melihatnya bukan siapa yang untung atau rugi tapi perusahaan harus mengesampingkan ego dan kepentingan kelompoknya tapi pertimbangkankan nasib buruh dan karyawan tambang yang sdh terlalu lama menderita
Hal ini dikemukakan oleh Aliansyah ketua KPK APP KALSEL pada yuday ketua forum jumpa pers Propinsi Kalimantan selatan (FJPK) Lewat sambungan telpon sehari sebelum akan menggelar demo unjuk rasa didewan Propinsi supaya mendengar langsung oleh Para wakil wakil kami di gedung ini.
harapAliansyah CS.(yuday)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *