Berita  

” Empat Tahun Dipimpin Dua Noor” Batola Setara Terwujud Di Hari Jadi Ke 62 Tahun Barito Kuala

BARITO KUALA  |  kabar24jam com

Kabupaten Batola dengan mengambil tema “Simpun Gawi 2022” ini merupakan tahun terakhir periodesasi kepemimpinan Bupati Hj Noormiliyani AS dan Wakil Bupati (Wabup) H Rahmadian Noor.

Wabup H Rahmadian Noor, memaparkan berbagai capaian yang telah berhasil diraih Pemkab Batola, hingga melahirkan sederet penghargaan tingkat nasional.

Hal ini dikemukannya ketika saat acara jumpa ,sebuah acara yang telah diagendakan setiap akan memperingati perayaan hari sebagai pertanda bertambahnya usia kabupaten yang dikenal dengan “BUMI SELIDAH”yang dihadiri wartawan, seluruh forkopimda, pimpinan SKPD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, Perbankan, para pimpinan ormas, OKP, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ini wabup Rahmadi yang akrab disapa menyatakan, pandemi Covid-19 membawa tekanan terhadap kondisi perekonomian nasional bahkan global yang juga berimplikasi kepada perekonomian daerah.

Dengan demikian, lanjut yang juga ketua dari DPD partai Golkar Kabupaten Barito kuala peraih suara terbanyak.

Pendapatan perkapita tetap meningkat dari tahun sebelumnya. Capaian tahun 2020 dengan target Rp25,25 juta, sebutnya, terialisasi Rp26,47 juta atau 108,09 persen.

Meningkatnya angka ini disebabkan laju yang signifikan sektor sekunder dan tersier seperti sektor industri pengolahan yng merupakan kegiatan dengan nilai tambah dan efek berganda yang cukup tinggi.

Untuk Indeks Gini Rasio Daerah pada tahun 2020 dari target 0,35 dengan realisasi 0,27 atau 122.85 persen. Sedangkan capaian Indeks Reformasi Birokrasi 87,64 atau kategori A, Indeks Kepuasan Masyarakat 83,26, dan nilai SAKIP dengan kategori B.

Dari hasil survei penilaian integritas (SPI) yang dilaksanakan KPK, sebut wabup, Batola mendapat skor 75,46 atau berada di atas rata-rata nasional dan untuk tingkat Provinsi Kalsel berada pada posisi VI. Sementara untuk penilaian Tim MCP Korsupgh KPK (Koordinasi Supervisi dan Pencegahan) Batola saat ini berada pada urutan 2 se-Kalsel dengan nilai 78,76.

Terkait ketersediaan infrastruktur perdesaan, wabup mengatakan, mencapai 79,92 persen dan capain infrastruktur perkotaan 83,49 persen. Sedangkan capaian IPM 66,64 atau kategori sedang.

Khusus terhadap angka harapan lama sekolah Batola mencapai 12,40 tahun dan angka rata-rata lama sekolah mencapai 7,55 tahun, sedangkan angka harapan hidup 66,72 tahun. Sedangkan tingkat kemiskinan sebesar 4,51 persen atau berada di peringkat 7.

Di kesempatan jumpa pers ini, wabup yang akrab disapa Rahmadi ini juga memaparkan progress program Kutabamara dimana pada tahun 2021 ini untuk pembangunan ruas jalan Marabahan – Anjir Talaran sepanjang 5,5 Km telah tuntas dikerjakan, ruas jalan Anjir Talaran – Tabukan Raya sepanjang 19,0 Km telah dituntaskan sepanjang 14,7 Km, pelebaran Jalan RMJ dari 4 meter menjadi 7,5 meter dan pengaspalan sepanjang 4,7 Km.

Selain itu juga dikerjakan ruas jalan Anjir Talaran Km 10 – Balukung sepanjang 12,5 Km, mengerjakan rus jalan Balukung – Teluk Dusun sepanjang 5,0 Km dengan realisasi definitif 2,9 Km, perkerasan jalan Teluk Dusun – Kabuau 7,0 Km, dan perkerasan jalan Kabuau – Rimbun Tulang dengan panjang 11,0 Km sehingga rencana definitif jalan telah mencapai 79,33 persen. Dan di tahun 2022 mendatang insya Allah akan mencapai target 100 persen.

Selain memaparkan sejumlah capaian di atas, wabup juga menyampaikan progres sejumlah program prioritas seperti Bedah Kampung Terintegrasi (BKT), Jejangkit Ecopark, dan Permata Bunda.

Mengenai program BKT, sebut wabup, di 2021 juga berhasil mengeluarkan status enam desa tertinggal menjadi desa berkembang. Program ini akan terus dilanjutkan dengan memfokuskan pada desa-desa yang masih tertinggal menurut indeks IPD.

Adapun progress Jejangkit Ecopark, pengerjaannya terus dilakukan dan ditargetkan Soft Launching pada akhir 2022.

Dalam kesempatan ini pula, Rahmadi menyampaikan sejumlah prestasi atau penghargaan yang diterima Pemkab Batola, baik dari Pemprov Kalsel maupun Nasional di antaranya penghargaan Kota Layak Anak, Visionery Leader 2021, pelayanan KB dari BKKBN Pusat dan lainnya.

“Atas capaian prestasi tersebut,  Semuanya adalah hasil kerja keras dan kerja cerdas. Tentunya ini juga merupakan upaya kerjasama kita,”

mengenai arah dan solusi beberapa PR yang dianggap belum teratasi sepanjang 2021. Seperti pengelolaan pasar, penanganan banjir hingga pembangunan.ujar rahmadi

Demikianlah Laporan penulisan Liputan khusus (LIPSUS) ini ,dapat kami laporkan ,sebenarnya masih banyak lagi yang akan kami laporkan dalam pencapaian keberhasilan pembangunan disemua leading sektor,selama Dua Noor menahkodai  Bumi selidah ini karena keterbasan halaman lebih dan kurang kami atas nama jajaran Redaksi www.kabar 24 jam .com mohon maaf sebagai penutup Sekali lagi kami mengucapkan Selamat DIRGAHAYU HARI JADI BARITO KUALA KE 62 TAHUN SEMOGA LEBIH MAJU LAGI DARI SEKARANG AMIIN (Yuday)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *