HEADLINE NEWS

Kategori

Saksi Ritadan Rotua : " Tanah Masih Kami Kuasai, IMB Sudah Terbit

Terdakwa Ir. Bona Pakpahan


MEDAN  | kabar24jam.com

Selasa, 05 Oktober 2021.

   Sidang lanjutan perkara dugaan penipuan dan beri keterangan palsu dan pergunakan keterangan palsu dengan terdakwa Ir. Bonar Pakpahan. Sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Rambo Laoly Sinurat, terdakwa diancam pasal 378 dan 263 serta 266 KUHP yang digelar diruang sidang Cakra7 dipimpin majelis hakim Tengku Oyong, Selasa (05/10/2021).

   Dalam persidangan itu, JPU Rambo menghadirkan tiga saksi diantaranya, Arman Sinaga selaku petugas ukur dan pemetaan di kantor BPN Medan, Rita br Tarigan dan Rotua Simanjuntak ibu rumah tangga.

   Masing- masing saksi dibawah sumpah menerangkan, saksi Arman Sinaga pernah melakukan pengukuran terhadap objek tanah seluas 3442 M2 berlokasi di jalan SM Raja milik terdakwa Ir. Bonar Pakpahan sekitar antara tahun 2008- 2012. Yang menunjukan batas- batas tanah seseorang berpakaian TNI. Saksi lupa nama oknum TNI tersebut. 

   Kemudian JPU membacakan keterangan di BAP untuk mengingatkan saksi, bahwa oknum TNI yang dimaksud adalah, Letkol Hendrik Tarigan.

   Sementara keterangan dua saksi Rotua dan Rita mengatakan, mereka melewati lokasi tanah tersebut. Ketika melihat ada palnk dan no hp Hendrik Tarigan akhirnya diketahui selaku oknum TNI. Kedua saksi tertarik dengan tanah tersebut.

   Selanjutnya kedua saksi menghubungi Tarigan, setelah bertemu Tarigan menunjukan surat kuasa menjual dan berkas- berkas surat menyangkut tanah dari terdakwa Bonar. Lalu kedua saksi membawa Tarigan ke notaris, lalu notaris melakukan cek bersih ke BPN kota medan. Setelah tiga kali melakukan cek bersih merekapun membeli keramik tanah itu dengan harga permeter Rp, 2200.000 dengan total Rp, 10 Miliyar sekira pukul qhun 2021.

   Ketika ditanya domisili Tarigan oleh Hakim, kedua saksi mengatakan, "kata Tarigan di Bandung pak hakim. Setelah membeli tanah itu selama 2 tahun, kedua saksi dipanggil pihak Polrestabes Medan. Keterangan dari pihak kepolisian bahwa tanah milik kedua saksi pernah dijual kepada seseorang bernama Tony Lukman. " Tapi setahu kedua saksi belum dibayar lunas, masih bayar DP," tandas Rita dan Rotua.

   Menurut keterangan saksi Rita dan Rotua sampai saat ini tanah tersebut masih dikuasai mereka. Menurut kedua saksi IMB untuk membangun sudah diterbitkan Pemko Medan.

   Setelah mendengarkan keterangan ketiga saksi, majelis hakim menunda sidang hingga Selasa depan. ( A_06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *