HEADLINE NEWS

Kategori

Saksi Suriani : " Saya Lihat Yang Gigit Tangan Melly, Kakak Iparnya, Bukan Jihan"

Saksi Suriani


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Kamis, 30 September 2021.

   Sidang lanjutan perkara dugaan penelantaran anak dengan terdakwa Meli Sepnti didampingi Penasehat Hukumnya, Syaifullah SH dan Novi Andi Akbar dari LBH Humaniora yang digelar diruang sidang Cakra7 dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri ( PN ) yang diketuai Safril Batubara beragendakan pemeriksaan keterangan dua saksi yang dihadirkan JPU Mariati Siboro dari Kejatisu, Rabu (29/09/2021) sore.

   Saksi Suriani Hasibuan yang dihadapkan didepan persidangan menerangkan, bahwa terdakwa Meli melihat anaknya Jihan sedang bermain didepan rumah mertuanya, karena kerinduan seorang ibu terhadap anaknya yang lama tidak bertemu mendatangi anaknya lalu memeluknya. 

   Namun kerinduan terhadap anaknya belum terpuaskan, tiba - tiba datang adik dan kakak Hendra Gunawan (pelapor) serta mertuanya, langsung berusaha melepaskan tangan Meli dari pelukan anaknya.

   Meli pun berusaha untuk bertahan dan terus memeluk anaknya erat - erat dan tak ingin dilepaskan Jihan dari pelukannya. Namun adik dan kakak iparnya serta mertuanya terus berusaha melepaskan tangan Meli yang berupaya memeluk anaknya agar tidak terlepas. 

   Tanpa disadari Meli kakak iparnya menggigit tangan Melly, hingga pelukan anak dan ibu terlepas. Kemudian setelah terlepas dari pelukan Meli, Jihan langsung dibawa masuk kedalam rumah.

   Karena tidak menjaga keseimbangan saat melarikan Jihan, kakak iparnya bersama Jihan terjatuh hingga kepala Jihan terbentur ke lantai dan tertimpah badan kakak ipar Meli itu. Merasa kesakitan Jihanpun menangis sejadi - jadinya mengundang para tetangga sekitar mendatangi tempat itu.

   Melihat kejadian itu Meli berusaha mendekati menolong anaknya yang menangis kesakitan. Namun langkah Melly terhenti dihadang oleh mertua dan adik iparnya. Selanjutnya Meli diusir dari rumah mertuanya. Sambil menangis didampingi saksi Suriani, Meli pun dengan berat hati harus meninggalkan anaknya.

   Sementara saksi Jordan menerangkan didepan persidangan saksi mendengar ada ribut - ribut diluar, lalu Jordan keluar dari rumahnya dan mencari suara keributan berasal darimana. Setelah mengetahui suara ribut - ribut dari rumah bang Hendra, Jordanpun mendatangi lokasi tersebut. 

  Namun ketika baru beberapa langkah menuju kerumah Hendra, Jordan diingatkan salah seorang warga untuk tidak mencampurinya. Sebab menurut warga yang menghalanginya " itu urusan keluarga, jangan campuri, " ucap Jordan menirukan kata- kata warga tersebut. 

  Ketika ditanya kembali kepada saksi Jordan oleh majelis hakim yang diketuai Safril Batubara, "apalagi yang saksi tahu tentang permasalahan ini, " ucap hakim tersebut.

   "Cuma itu aja pak hakim, tentang masalah apa yang terjadi sebelumnya saya tidak tahu, " ungkap Jordan didepan persidangan. Usai mendengarkan keterangan kedua saksi, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan.

   Sebelumnya diketahui hubungan rumah tangga antara Meli Seprnti dan Hendra Gunawan ( terdakwa KDRT di PN Medan, majelis hakim berbeda) sudah ada tidak kecocokan. Sebab mereka tinggal bersama empat rumah tangga dalam satu rumah, sehingga membuat Meli merasa tidak nyaman. Kemudian Meli pernah meminta pada Hendra Gunawan untuk pindah dari rumah tersebut, namun permintaan Meli tidak didengarkan Hendara. Sampai akhirnya Meli memutuskan dan memilih keluar dari rumah tersebut mencari Kos - kosan bersama anaknya Jihan.

   Bahkan akhirnya Hendra sempat ikut juga tinggal dikos - kosan Meli. Namun tak disangka oleh Meli ternyata Hendra tinggal disana untuk merebut Jihan dari tangannya. Berdalih membawa Jihan jalan - jalan hingga larut malam tidak kunjung pulang  juga dan tidak kembali lagi kekosannya. Ketika Meli berusaha untuk mengambil anaknya kembali, namun tidak juga diberikan Hendra.

   Kemudian Hendra menggugat cerai Meli di Pengadilan Agama Medan dibulan Mei 2019. Selanjutnya majelis hakim PA Medan memutus perceraian dengan catatan hak asuh anak jatuh pada Meli selaku ibu kandung Jihan. ( A_06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *