HEADLINE NEWS

Kategori

PPKM Level I, Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Tinjau Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0 Satuan Pendidikan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya



SURABAYA  |  kabar24jam.com

Rabu, 13 Oktober 2021.

   Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Ny. Vero Yudo Margono Selasa,(12/10/21) melaksanakan peninjauhan di beberapa satuan pendidikan di lingkungan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya  di damping Ketua Pengawas Yayasan Hang Tuah, Ketua Umum Pengurus inti PP YHT, Angwasda II, Angascab Surabaya, Kapeng YHT Cabang Surabaya.

   Kunjungan sekaligus melihat dari dekat kondisi Satuan-satuan pendidikan, sarana dan prasarana serta pencapaian hasil pembelajaran selama masa pandemi covid-19 yang sudah berlangsung 2 tahun lebih.  Mendapat giliran pertama  SMA Hang Tuah 4 Bogowonto Surabaya, di sekolah ini Ketua Pembina diterima langsung oleh Kepala Sekolah  Kartika Sari, M.Pd  beserta staf dan di TK Hang Tuah 1 Bogowonto diterima oleh kepala Sekolah  Roevi Astuti,S.Pd beserta staf.

   Beberapa hari seusai dilantik  Kapeng YHT Cabang Surabaya  melaksanakan kunjungan ke beberapa satuan pendidikan di wilayahnya sekaligus memberi pembekalan kepada para Kasatdik/ Kepala sekolah agar selalu mengikuti perkembangan teknologi di era revolusi industry 4.0 dalam meningkatkan kwalitas peserta didik.

   Di SMA Hang Tuah 4 Bogowontom menurut Kapeng setelah melihat dari dekat kondisi sekolah, SMA Hang Tuah 4 ini  karena lokasi yang sempit/ kurang memadai ,untuk itu akan dibangun  lapangan apel bersusun dengan menggunakan escalator sebagai mobilisasinya.

   Selanjutnya pada kunjungan ke dua dilaksanakan di Sekolah Menengah Khusus Angkatan Laut SMK KAL-1 Surabaya di terima oleh Kepala Sekolah . 

   Kedatangan  Ny. Vero Yudo Margono ( istri Kasal ) di SMK KAL-1 Kodiklatal  di sambut oleh jajar kehormatan siswa paskibra  dan siswa drum band, laporan kondisi sekolah oleh Waka Kurikulum dan Opsdik  Ari Sutriyono, S.Pd., MM, persmian penggunaan perahu naga untuk keberlangsungan ekstrakurikuler dayung.

   Selama di sekolah ini Kepala Sekolah mendamping Ketua Pembina  dalam peninjauhan di beberapa hasil karya siswa di jurusan Teknik Permesinan (TPM), Teknik Kendaraan Ringan ( TKR), Teknik Instalasi  Tenaga Listrik (TITL), Teknik Audio Videa (TAV), dan Teknik Logistik.

    Hasil karya yang disuguhkan meliputi :  Body Temperatur Check yang merupakan produk/ inovasi siswa di jurusan TITL  dengan bahan Modul Arduino Nano, Modul Audio , Sensor Ultrasonic, Sensor Suhu, Seven Segment dan Powe Supply 5 Volt.  Cara  Kerja /Prinsip Kerja alat ini  Modul Arduino Nano berfungsi untuk mentransfer data yang dideteksi oleh sensor suhu dan sensor ultrasonic yang hasil datanya akan ditampilkan pada seven segment. Modul audionya berfungsi untuk menginformasikan data yang ditampilkan pada seven segment menggunakan sistem audio google.

   Pada jurusan TKR menampilkan : “Simulator Electrik Vehicle” dan HYBRID MOTORCYCLE.

   Kendaraan Listrik adalah kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik, menggunakan energy listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpanan energi lainnya, Kendaraan listrik pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-19, ketika listrik lebih dipilih sebagai tenaga penggerak pada kendaraan. Pada waktu itu, kendaraan listrik menawarkan kenyamanan yang lebih baik serta pengoperasian yang lebih mudah dari pada mobil-mobil berbahan bakar bensin. 

   Jurusan  TPM / pemesinan menampilkan mesin CNC Router. Mesin CNC Router digunakan untuk membuat grafir dan tulisan atau kaligrafi. Dalam pameran tadi siswa teknik permesinan yaitu achmad nur kholis dan bayu putra  dari kelas XII yang mengoperasikan mesinnya didampingi oleh Kaprodi dan kabeng. Prosesnya mulai dari desain rancangan kemudian melakukan pemrograman menggunakan bahasa kode G (G code), lalu program tersebut dimasukkan kedalam controller untuk menggerakkan mesin CNC Router, bahan yang digunakan menggunakan material PVC White Board

  Kemudian di sistim informasi SMK KAL-1 juga mengalami beberapa kemajuan antara lain :   informasi keuangan,  data siswa,  data guru dan karyawan,  penilaian siswa,  absensi siswa,  jembatan informasi sekolah dengan wali murid.  Sehubungan adanya gencaran industri 4.0 memiliki ide gagasan dari 2020 akhir tentang digitalisasi semua laporan.

   Pada jurusan termuda, jurusan Teknik Logistik menampilkan suatu simulasi, yaitu perencanaan simulasi koperasi dengan sistem pembayaran digital. Dalam tampilan tersebut diperlihatkan sebuah perbandingan alur proses sistem koperasi lama dengan perencanaan sistem koperasi dengan sistem pembayaran digital, dari hasil simulasi tersebut didapatkan sebuah perbedaan, yaitu pada sistem koperasi lama terjadi penumpukan antrian pada proses pembayaran dan pemilihan barang yang akan dibeli, pada perencanaan koperasi dengan sistem pembayaran digital memiliki dampak yaitu meminimalisir terjadinya penumpukan antrian dan sistem pembayaran menjadi lebih fleksibel karena menggunakan sistem digitalisasi.

   Pada akhir peninjauan di SMK KAL-1 Istri Kasal ini mendapat penjelasan secara detail digitalisasi keuangan sekolah, digitalisasi data aset / barang-barang milik Negara. Hal ini akan menjadi sekolah percontohan di Yayasan Hang Tuah, sehingga kedepan perlu dikembangkan di seluruh satuan pendidikan di lingkungan Yayasan Hang Tuah. 

  Kunjungan berikutnya di SMA Hang Tuah 1 Surabaya , Ketua Pembina di damping Kepala Sekolah SMA Hang Tuah 1 melihat dari dekat beberapa sarana dan prasarana, ruang kelas pembelajaran, ruang perpustakaan,  sarana prasarana di jurusan  perhotelan , pembangunan masjid.

   Ada yang menjadi perhatian serius Kapeng YHT Cabang Surabaya dalam menyikapi perkembangan sekolah SMA Hang Tuah 1 Surabaya yang memiliki doble track Perhotelan. Dari pantauan Selama ini ternyata  Kapeng akan memproyeksikan sekolah ini menjadi  doble track  Kemaritiman sehingga lulusannya nanti akan bisa menyasar pekerjaan di kapal-kapal baik domestic maupun kapal asing, dan tentunya yang sangat menjanjikan. 

   Sebagai kunjungan terakhir Keta Pembina Yayasan Hang Tuah dan rombongan berkunjung ke TK Hang Tuah 13 di Lokasi Pangkalan TNI AL Lanal Batuporon Madura.  Ditempat ini beberapa atraksi menarik di tampilkan generasi  muda bahari TK Batuporon berupa demo pencak silat oleh siswa TK HT 13, Baca Puisi dan Nyanyi.  Kemudian ditutup dengan pemberian tali asih berupa tas sekolah dengan perlengkapan  siswa TK.

   Sangat menggembirakan sekali melihat penampilan pesilat siswa TK Hang Tuah 13 dengan memperagakan gerakan beladiri pencak silat Joko Tole yang menjadi kebanggaan masyarakat Madura. Pada saat ini menurut Kapeng kondisi keberadaan TK Hang Tuah 13 sangat memprihatikan karena terdesak dengan bermunculannya sekolah-sekolah TK swasta di kawasan Batuporon.

    Oleh karenanya sesuai analisa Kapeng TK HT 13 harus berpacu untuk lebih arif melihat kondisi dilapangan, TK HT 13 harus mampu memunculkan kearifan local/ daerah sehingga mampu berkompetisi dengan sekolah lain. Disamping itu karena masyarakat Madura banyak yang memasukkan putra-putrinya untuk mendapat pendidikan di pondok-pondok pesantren, maka TK Hang Tuah 13 meningkatkan pendidikan keagamaannya sehingga masyarakat Madura akan berpaling dari pendidikan di pondok pesantren ke TK Hang Tuah 13”pungkasnya”. ( Ahmad )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *