HEADLINE NEWS

Kategori

Novalina Dihukum 3,5 Tahun Penjara, Penipuan Investasi



MEDAN  |  kabar24jam.com

Jum'at, 08 Oktober 2021.

   Terbukti bersalah melakukan penipuan, Novalina Kamal dihukum selama 3 Tahun dan 6 Bulan Penjara oleh majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan didalam persidangan yang berlangsung diruang sidang Cakra 7 Pengadilan Negeri Medan, Jumat (08/10/21).

   Putusan yang dibacakan Ketua Hakim Dahlia Panjaitan lebih tinggi dari tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum M Rizqi Darmawan yang menuntut terdakwa selama 3 Tahun Penjara, terbukti melanggar Pasal 378 KUHPidana.

   Dalam putusan, majelis berpendapat tidak ada itikad baik dari terdakwa untuk mengembalikan uang kepada korban. Terdakwa jelas mencari keuntungan untuk diri sendiri dengan membujuk korbannya.

   Perkara bermula pada Oktober 2019, dimana Pasangan Suami Istri (Pasutri) Lawi Sunarpin dan Dolly dibujuk oleh terdakwa yang merupakan warga Jalan Kemiri, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan untuk investasi bahan material dari PT Waskita Beton Precast Tbk dengan keuntungan 5 persen dengan catatan setiap keuntungan akan diserah melalui cek berjangka yang bisa dicairkan selama 6 bulan.

  Merasa Yakin korban pun melakukan pengiriman atau transfer sebanyak 7 kali kepada terdakwa dengan total keseluruhan Rp2.440.000.000,-.

   Diawal hingga tahapan kelima selalu lancar, karena setiap transfer yang dilakukan korban kepada terdakwa selalu memberikan cek berjangka selama 6 bulan untuk dicairkan. Tapi pada saat cek ke-6 dan ke-7 mulai macet.

   Terutama saat pencairan pada 29 Januari 2021 dan 23 Februari 2021, dana tidak mencukupi.

   Dimana terdakwa terus menghindar, korban akhirnya mendatangi PT Waskita Beton Precast Tbk tentang informasi penanaman investasi material tersebut. Setelah di cek ternyata terdakwa tidak berhubungan dengan Waskita ditambah proyek investasi sama sekali tidak ada.

  NAkibat dari perbuatan terdakwa yang belum mengembalikan sisa pembayaran maka korban dirugikan sebesar Rp900 juta.

  Setelah membacakan putusan, baik terdakwa yang dihadirkan secara online dan penuntut umum menyatakan pikir. (A_06)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *