HEADLINE NEWS

Kategori

Terdakwa Kasiman Operator Judi Online Singapur, Gagal Disidangkan

Suasana persidangan PN Medan


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Selasa, 31/08/2021.

   Terdakwa Kasiman alias Atien gagal disidangkan dengan alasan sakit. Hal ini dikatakan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Ninik Khairani melalui WhatsApp pada wartawan. Bahkan Ninik mengatakan pengalihan tahanan Rutan menjadi Tahanan Kota untuk terdakwa Kasiman Selaku Operator Judi Online Singapur tidak ada masalah, Selasa (31/08/2021).

Ninik Khairani jaksa dari Kejatisu.


 "Emangnya kenapa kalau jaksa yang mengalihkan tahanan kota terhadap Terdakwa Kasiman, ada masalah, " tandas Ninik jaksa dari Kejatisu ini pada wartawan.

Terdakwa Kasiman alias Atien.

   Pantauan wartawan pada persidangan Kasiman, terakhir disidangkan pada hari Selasa 03 Agustus 2021 dipimpin majelis hakim yang diketuai Tengku Oyong diruang sidang Cakra7 dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi dari pihak kepolisian secara virtual.

   Sebelumnya pada Rabu yang lalu terlihat terdakwa Kasiman dan Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Ninik Khairani berada diruang sidang Cakra2 Pengadilan Negeri (PN) menunggu digelar sidang Kasiman. Namun majelis hakim yang diketuai Safril Batubara beranggotakan Tengku Oyong dan Jarihat Simarmata sedang menyidangkan perkara Bandar judi online Edi Suswanto Sukamdi alias Ko Ahwat Tango.

   Ketika usai persidangan tersebut majelis hakim langsung meninggalkan ruang sidang Cakra2. Ketika ditanyakan kepada JPU Ninik kenapa Kasiman tidak disidangkan...kak???... Menurut JPU Ninik keterangan Panitera Pengganti, hakim tidak mau menyidangkan. Karena jadwal sidang untuk terdakwa Kasiman bukan pada hari itu ( Rabu) melainkan hari Selasa.

   Pada hari ini Selasa sesuai jadwal sidang alasan Panitera Pengganti PN Medan kemari. Kini JPU Ninik Khairani yang beralasan bahwa terdakwa sakit. Sehingga sidang yang telah dijadwalkan hari ini gagal untuk kesekian kalinya. Dalam perkara ini diketahui terdakwa Kasiman selaku Operator Judi online status tahanannya telah dialihkan oleh Jaksa menjadi tahanan kota.

   Pada persidangan Selasa 03 Agustus 2021 sekira pukul 15.30 wib diruang Cakra7 oleh majelis hakim Tengku Oyong. Setelah sidang tersebut, perkara Kasiman s laku operator judi online tidak lagi disidangkan hingga hari ini sesuai jadwal sidang????....

   Pada sidang sebelumnya diketahui Kasiman Alias Atien warga Jalan Cemara, Kelurahan Pulau Brayan II Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, sempat hadir dalam persidangan dengan agenga keterangan saksi.Terdakwa Kasiman dalam persidangan tidak membantah kesaksian dua personil Ditkrimum Poldasu, Sugeng dan H Sembiring dalam persidangan tersebut.

   Persidangan yang digelar diruang Cakra 7 PN Medan, Selasa (03/08/21).

   Kedua saksi dihadirkan secara online melalui via Whatsapp oleh Penuntut Umum Kejatisu, Ninik Khairani, menyampaikan bahwa terdakwa ditangkap saat mengakses judi online.

   Keduanya, mengatakan pengungkapan perkara ini bermula dengan adanya  informasi dari masyarakat bahwa  terdakwa ada melakukan perjudian jenis toto gelap secara online yang kemudian dilakukan penangkapan pada 28 Desember 2020. Adapun modus yang dilakukan secara langsung mengirimkan pasangan taruhan kepada bandar secara online dengan menggunakan hand phone milik terdakwa.

   Bahkan dari kesaksian keduanya, terdakwa telah terlibat langsung dalam penyelenggaraan perjudian jenis toto gelap Singapure (periode siang) dan perjudian toto gelap Hongkong (periode malam), dilakukan penyitaan  dari terdakwa berupa satu handphone merk XIOMI dengan nomor sim crad 081263313131, satu buah kartu ATM bank BCA warna Gold.

   Masih dalam kesaksian keduanya, terdakwa harus mendaftar melalui website perjudian www.fctoto.net.com secara online yang mana pada saat mendaftar tersebut terdakwa harus mengisi data pribadi terdakwa berupa : nama, nomor  rekening dan nomor telpon, kemudian website www.fctoto.net.com.

   Kemudian terdakwa memberikan nomor rekening untuk mengirimkan uang deposit atau uang taruhan yang terdakwa gunakan dalam melakukan perjudian tersebut, setelah terdakwa mengirimkan uang deposit atau uang taruhan ke situs perjudian website www.fctoto.net.com  melalui bank BCA  dengan nomor rekening  6042152168 an. Agus Maulana dengan menggunakan rekening Bank BCA terdakwa dengan nomor rekening 2420518911 an. Anna  yang mana terdakwa mentransfernya dengan mengunakan kartu ATM  BNI.

   Kemudian situs website perjudian www.fctoto.net.com akan memberikan terdakwa User Id beserta paswordnya yakni rudyandre paswordnya 123 menang setelah mendapatkan User ID dan Pasword, selanjutya terdakwa masuk ke website www.fctoto.net.com baru terdakwa bisa melakukan pasangan taruhan dalam perjudian jenis toto gelap dan perjudian slot secara online dengan menggunakan ID dan pasword yang diberikan pihak website perjudian www.fctoto.net.com.

   Bahwa dalam perjudian toto gelap online dan perjudian jenis slot  tersebut, terdakwa mendapatkan keuntungan apabila taruhan menang. Maka terdakwa akan mendapatkan uang kemenangan dalam taruhan perjudian tersebut.

   Dimana terdakwa memasang taruhan judi toto gelap online pada Minggu  tanggal 27 Desember  2020  dengan jumlah taruhan sekitar Rp2.000.000  s/d Rp3.000.000.- yang masih terdakwa ingat adalah berupa: angka 03 x Rp. 10.000.;   Angka 89x Rp20.000.; Angka 58 x Rp20.000.;  Angka 92 x Rp20.000.; Angka 8911 x Rp25.000.;  Angka 911 x Rp50.000.;  Angka 11 x Rp50.000.;  Angka 5865 x Rp25.000.;  Angka 865 x Rp100.000.;  Angka 2017 x Rp50.000.;  Angka 017 x Rp100.000.;  Angka 17 x Rp100.000.; Angka 8347 x Rp. 50.000.-

   Dimana permainan judi tersebut yaitu  taruhan antara Bandar dengan para penebak untuk menebak angka. Apabila tebakan para penebak sama dengan angka yang dikeluarkan oleh bandar, maka penebak dinyatakan menang dan uang kemenangan menjadi milik penebak. Apabilan nomor tebakan dari para penebak tidak sesuai dengan nomor yang dikeluarkan oleh bandar maka penebak dinyatakan kalah dan uang taruhan menjadi milik bandar.  

   Dimana dalam perkara ini terdakwa dijerat melanggar Pasal 303 Bis ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

   Usai mendengarkan kesaksian keduanya, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan.

   Terdakwa yang merupakan operator judi online yang penahanannya telah dialihkan menjadi tahanan kota semenjak berkasnya dilimpahkan kepada penuntutan pada 30 Desember 2020 lalu. Usai persidangan terdakwa langsung melenggang dengan semyum simpul keluar dari gedung pengadilan.( A-06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *