HEADLINE NEWS

Kategori

M Tohir, Mantan Pemain Liga Mahasiswa Jadi Kabid PPO Disporasu



MEDAN  |  kabar24jam.com 

Jumat, 27/08/2021.

   Biasanya, mantan pemain sepak bola akan tetap berprofesi di dunia olah raga setelah mereka pensiun.

  Seperti halnya menjadi pelatih atau pun pengurus klub. Namun, ternyata ada pula para pensiunan pesepak bola yang memilih banting stir sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara).

   Seperti M Tohir Spd. Beliau mantan pemain seoakbola liga mahasiswa dan satu tim bersama Rahmat Darmawan.

   Ketika  itu mereka membela IKIP Jakarta kini bernama UNJ dari tahun 1990 hingga 1992 se-Jawa.

   "Ya, saya satu tim dengannya. Rahmat Darmawan berposisi gelandang sementara bek sayap",kata Tohir menjawab wartawan seputar dirinya didampuk sebagai Kabid Peningkatan Presrasi Olahraga (PPO) Disporasu, di Medan.

   Seperti diketahui, selama berkiprah sebagai Asn, M Tohir dominan menggeluti bidang kepemudaan.

   Beliaupun  beberapa kali mendapat piagam penghargaan . Seperti penghargaan pembina Paskibraka nasionah, PMR. Dia pun pernanh pelatihan asisten pelatih youth tahun 1998.

   Tahun 1989 - 1992, beliau pemain Liga Mahasiswa IKIP Negeri Jakarta, skrg UNJ se angkatan dgn Rahmad Darmawan

   Di tahun 1x995 - 2011 ( Pembina Paskibraka , Pembina Pemuda, Pembina PMR ) Tahun 1997 mengikuti kursus pelatih cabor sepakbola ( Youth Asistence the gree ) di Inalum Batubara.

Kemudian tahun 2011 - 2022 ( Kabid Layanan Kepemudaan Disporasu Tahun 1990- 1993,guru olahraga SMA Swasta Yayasan Al-Falah Jakarta Timur.

  Tahun 2007 - 2011, Kasi Kesiswaan pada Bidang Pemuda Disporasu.

   Dan membina organisasi kepemudaan Pramuka kemahiswaan kepalajaran dan forum purna binaan diaporasu.

   Pernah menjadi pelatih ssb disporasu selama tiga 2002. Dan kini menjadi Kabid PPO Disporasu.  

   "Sebagai Kabid PPO , saya tetap  menlanjutkan program peningkatan prestasi olahraga. Meningkatkan kordinasi dengan para pelatih dan tenaga keolahragaan".ujarnya.

   Tohir mengatakan, Pemerintah berupaya terus meningkatkan prestasi atlet-atlet Tanah Air. Upaya itu dilakukan dengan pelbagai kebijakan yang telah dirumuskan, semisal melalui UU No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

    Yang terbaru, pemerintah telah menyelesaikan Grand Design Olahraga Nasional 2020-2045 demi terus memperbaiki capaian prestasi atlet dan me-review kembali pola pembinaan atlet.

   "Merujuk itu, saya akan terus menggali potensi atlet sehingga nantinya dapat menjadi andalan Sumut di pentas nasional dan internasional",katanya

   Kemudian menurutnya ditengah pademi Covid-19, para pelatih disetiap cabang olahraga di Sumut agar dapat melakukan inovasi dan menyesuaikan kondisi latihan, agar dapat mempertahankan prestasi atlet.

   "Pandemi ini berpengaruh besar terhadap pembinaan atlet prestasi. Kita serukan kepada pelatih dan para atlet agar bisa menyesuaikan kondisi, carilah aktivitas olahraga yang bisa meningkatkan prestasi, atau minimalnya mempertahankan prestasi tersebut," kata Tohir. (AViD)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *