HEADLINE NEWS

Kategori

Dikabarkan Terpapar Covid-19, Sidang Perkara Penipuan Rp 4 M Dengan Terdakwa Siska Ditunda

Terdakwa Siska terpapar Covid.


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Jumat, 06/08/2021.

   Siska Sari W Maulidhina terdakwa penipuan dan penggelapan senilai Rp4 Milliar terhadap anggota DPR- RI, Rudi Hartono Bangun dikabarkan harus menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) karena terpapar Covid19.

   "Benar terdakwa Siska sedang menjalani Isoman sesuai informasi yang diterima dari pengacaranya," ucap Jaksa Penuntut Umum, Rahmi kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya, Jumat (06/08/21) sekitar pukul 15.45 Wib.

   Dikatakan Rahmi seyogyanya agenda persidangan mendengarkan keterangan terdakwa, namun ditunda karena dia sakit yang kemudian terpapar Covid19 sesuai surat kesehatan yang disampaikan penasehat hukumnya.

   "Jadi kita tunggulah sampai terdakwa kembali pulih kesehatan," ujarnya.

   Sebagaimana diketahui, Siska Sari dan Halim Wijaya (berkas terpisah) telah divonis bebas melakukan penipuan dan penggelapan terhadap Anggota DPR-RI Rudi Hartono itu .

   Perkenalannya dengan Rudi Hartono dengan terdakwa dari seorang teman, membuat keduanya semakin akrab. Bahkan terdakwa sempat berkata bahwa dirinya melihat Rudi akan terseret dalam skandal korupsi yang tengah diusut KPK.

   Kemudian pada sekitar Februari 2017, Siska mengajak ketemu dengan Rudi di Hotel Four Point Ringroad untuk melaksanakan ritual. Karena dari pengakuan terdakwa bahwa ia masih memiliki hubungan dengan Ratu Pantai Selatan.

   Dari hasil ritual tersebut, meminta tumbal batu merah akan tetapi korban tidak bersedia sehingga digantikanlah dengan ayam hitam. 

   Dimana dalam hal ini Siska tidak sendirian akan tetapi ada juga orang lain yang menemaninya yakni Halim Wijaya. Tidak hanya sampai menemani ke hotel mengantarkan terdakwa, namun sejumlah uang masuk ke dalam rekening Halim Wijaya dan rekening milik orangtua terdakwa.

   Merasa ada yang ganjil dari sekian uang transfer yang dari 2017 hingga pertengahan 2019, korban menelpon terdakwa agar mengembalikan uang sebab korban merasa dirugikan senilai Rp4 Milyar lebih.

   Namun terdakwa justru memblokir handphon korban, tak hanya itu korban juga berusaha menghubungi pihak keluarga terdakwa akan tetapi tidak kunjung mendapat respon hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. ( A-06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *