HEADLINE NEWS

Kategori

Oknum Kades Nyaris Baku Hantam Dengan Sapten Ketua Koperasi Plasma Sawit

Ir. Haris manager PT ABS bersama Yuday Wartawan


BATOLA  |  kabar24jam.com 

Jumat, 16/07/2021.

  Menurut Oknum Kades Kolam Kanan Kecamatan Wanaraya kabupaten Barito kuala (Batola) Propinsi Kalimantan Selatan salah seorang kades terpilih dua periode periode 2015 sampai 2021 dari 2021 sampai 2027 bereinisial End.

Endang Kades Kolam Kanan Wanaraya

    Mengemukakan pada Yuday awak media ini ketika ditemui dikantor Desa kolam kanan wanaraya Batola propinsi Kalimantan selatan pada hari kamis 15/6/21 bahwa masyarakat saya telah berdemo kekantor KUD Jaya Utama yang beralamat di Wanaraya sebelum demo kekabupaten dan ini langsung dibawah garis komandoi Saya cetusnya.

Sapten Ketua KUD Jaya Utama

  Ketika ditanya oleh yuday, apa yang  menyebabkan warga anda sampai berdemo ini dijawabnya, Bahwa warga kami yang ikut anggota Plasma Koperasi Jaya Utama ada kurang lebih 50 Kepala Keluarga (KK)  dan kami menilai bahwa pihak koperasi ini tidak konsekwen dan konsisten dengan janji manisnya ditahun 2008 ketika ingin ngajak Musyawarah untuk bergabung dengan Koperasi plasma sawit ini.

Gudang KUD Jaya Utama

   Dulunya manis sekali menjanjikan "Kesejahteraan" sehingga masyarakat saya tertarik dengan menyerahkan lahan miliknya untuk bergabung menjadi anggota plasma yang diketuai Sapten.

   Tapi sayang sampai saat ini janji - janji manis tersebut hanya isapan jempol belaka bukan membawa kesejahteraan, tetapi sebaliknya membawa kesengsaraan.

   Lebih lanjut Kata oknum kades (pembakal) ini sekian banyak Insan Pers tapi kami masih membutuhkan orang seperti anda mas yuday, yang idealisme teruji dan berani memberitakan, padahal anda punya hubungan harmonis dengan pihak koperasi dan perusahaan PT.ABS punya mental dan tidak pandang bulu sehingga membuat kami sebagai Aparatur getar - getur ketika berhadapan berbincang - bincang dengan sampean mas yuday dan semua orang mayoritas telah mengenal anda. Dan ini telah kami Rasakan di tahun 2016 yang silam bantuan pemberitaan anda yang tajam kata Oknum kades, 

   Ini warga butuh anda datang disaat yang tepat dan sedang viral untuk investigasi kelapangan Sekedar diketahui bahwa Warga Desa kolam kanan wanaraya ini yang ikut anggota plasma saat itu SHU nya tidak seperti saat - saat ini hanya menerima 200 ribu dan 300 ribu perenam bulannya bervariasi pada hal buah sawit (TBS) dipanen terus membuat kami percaya diri dengan anda tanpa demo akibat berita yang anda tulis sehingga Dewan setempat membentuk pansus yang diketahui oleh Mahrus Efendi beberapa kali sidang pansus dengan memanggil pihak perusahaan Raksasa ini yang bernama PT.ABS (Agri bumi sentosa) dan akhirnya saya bisa menginjak kaki ke kantor pusat PT.ABS dijakarta bersama Dewan Barito kuala untuk mencari solusi terbaik. Dan membuahkan hasil karena pihak perusahaan berjanji akan mengucurkan dana SHU 20 persen untuk anggota plasma kolam kanan,desa yang sedang saya pimpin ini.

   Dan itu ada perjanjianya diatas materai karena tidak tepat janji  bahkan  jalan desa kami jadi hancur dilalui oleh lalu lalang mobil sawit milik KUD JAYA UTAMA yang diketuai oleh Sapten tambah  oknum kades End 

 Oleh sebab itu ketika ada rapat /demo di Kabupaten tepatnya di kantor Kesbanglinmaspol mau saya tinju hantam saking kesalnya saya selama ini dengan Sapten Sang ketua koperasi Jaya utama ini yang tidak menepati janji - janji berbagi hasil SHU sebesar 20 persen tersebut terhadap warga khususnya warga desa saya kolam kanan ini kata oknum kades End ini.

   Sementara ditempat terpisah awak media ini konfirmasi langsung dengan Sapten di rumahnya yang jaraknya tidak jauh dari gudang koperasi miliknya masih diwanaraya juga. Membenarkan bahwa dirinya ketika ada rapat di kantor kesbanglinmas mengenai adanya demo mengenai anggota plasma dibawah naungan koperasi jaya utama niliknya dengan dihadiri para pejabat dilingkungan pemkab Barito kuala, Benar saya nyaris mau dihantam dan ditinjunya oleh oknum kades End tersebut,bahkan mengatakan saya dihadapan umum dengan kata kata PKI lagi, karena saya ini sudah tua saya bersabar sajalah, tapi kalau sempat kena tubuh saya baru saya menempuh jalur hukum.

     Sebenarnya permasalahan tersebut bukanlah dengan koperasi Jaya utama tapi ada dipihak management PT.ABS dan pembagian SHU 5 persen tersebut memang tidak sama tentu melihat dari hasil buah TBS, kan kiperasi masih ada tanggung renteng dan di tahun 2022 mendatang itu anggota plasma sdh lunas di BANK baru hasil penjualan panen sawit bisa menerima lebih dari sekarang tambah Sapten.

    Selanjutnya kata Sapten yang masuk kedalam koperasi Jaya utama bukan saja di desa Kolam kanan kecamatan Wanaraya melainkan juga ada didesa lain seperrti Desa Antar raya, Desa SP ,dan di kecamatanTabukan masih dalam wilayah Barito kuala kata Sapten.

   Dan yuday dari awak media ini juga berhasil konfirmasi langsung lewat telpon selurer dengan Ir.H.Haris prasetiyo dari perusahaan PT ABS, benar bahwa pihak perusahaan inti memberikan sebesar 5 persen dari hasil penjualan buah sawit dan itu pihak kami perusahaan memberikan tidak langsung ke anggota plasma tapi itu diberikan kepada pihak koperasi selaku mitra dari perusahaan kebun inti kata Haris yang akrab disapa (Yuday)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *