HEADLINE NEWS

Kategori

Kantin PN Medan Merupakan Klaster Baru Penyebaran Covid- 19



MEDAN  |  kabar24jam.com 

Rabu, 14/07/2021.

  Kantin Pengadilam Negeri (PN) Medan merupakan Klaster baru penyeberan covid-19. Meski Ketua PN Medan kembali berlakukan sidang daring untuk semua perkara Pidana Umum (Pidum) dimulai, Selasa (13/07/2021). Seluruh Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) bersidang dari kantor Kejaksaan Negeri Medan baik dari Kejati Sumut untuk pencegahan merebaknya penyebaran Covid.

   Pantauan wartawan di Pengadilan tersebut sangat memungkinkan terjadinya penyebaran covid-19 dikantin pengadilan itu. Selain tidak menggunakan masker, juga terjadinya kerumunan orang. Hal ini telah terjadi pelanggaran terhadap Prokes.

   Sementara diluar kantin pengadilan, peraturan yang dibuat pemerintah, baik Rumah Makan, warung pinggir jalan tidak diperbolehkan melayani pembeli makan ditempat, kecuali beli bungkus bawa pulang. Jadi timbul pertanyaan bagi awak media yang bertugas di pengadilan tersebut, ada apa Ketua PN medan mengalihkan jalan masuk ke dalam pengadilan melalui kantin??.. 

   Namun demikian hasil pantauan wartawan di kantin pengadilan tersebut banyak orang berkerumun duduk dikantin sehingga berpotensi penyebaran Covid.

   Sementara sebelumnya menurut keterangan Humas PN Medan Tangku Oyong SH kepada wartawan, " Sesuai protokoler walikota Medan tertanggal 7 Juli 2021 dan perma MA 2020, agar pelaksanaan sidang secara online. Jadi sidang secara online ( daring ) ini sebenarnya sudah lama diterapkan oleh PN dan Kejari Medan untuk bersidang dari kantor masing- masing. Sementara para terdakwa dihadirkan secara virtual dari Rutan Klas I Tanjung Gusta Medan atau dari RTP. Sedangkan pengacara bisa bersidang di PN Medan dan juga ditempat lain".

   Lanjut Oyong, "Untuk persiapan ruang sidang daring ini, PN Medan sejak awal merebaknya Covid- 19, telah lama menyiapkan 5 ( lima) ruangan sidang daring. Diantaranya ruang sidang yang telah dilengkapi alat untuk sidang daring tersebut, Ruang sidang Cakra 2, 3, 4, 5 dan Cakra 8. 

   Sedangkan ruang sidang yang belum dilengkapi alat untuk sidang daring yakni, Ruang sidang Utama ( Cakra 1), 6, 7 dan ruang sidang Cakra 9. Namun demikian sidang diruangan yang belum dilengkapi alat daring, dapat bersidang menggunakan Hand Pone ( HP) mengaktifkan telkompren atau Vidio call".

   Dikatakan Humas PN Medan Ini, "Guna Sidang daring ini banyak manfaatnya yaitu, mengurangi aktifitas pengunjung sidang, terhindar dari kerumunan yang mengalkibatkan timbulnya Klaster baru. Sidang daring ini terus diterapkan sebelum ada instruksi dari pimpinan".

   Mengakhiri keterangannya, Tengku Oyong berharap agar virus Covid ini cepat dapat teratasi dan pergi dari bumi Pertiwi ini.

( A-06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *