HEADLINE NEWS

Kategori

GMNI Sumut Pertanyakan Kinerja Dirut BPODT



MEDAN  |  kabar24jam.com 

Selasa, 13/07/2021.

   Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) merupakan Badan Layanan Umum yang dikelola secara profesional dengan memprioritaskan upaya sinkronisasi dan koordinasi pemangku kepentingan, terkait bisnis investasi dan industri Pariwisata antara Pemda, Pemerinrah Pusat dan Masyarakat. 

   Pendirian BPODT ini sendiri berdasarkan Perpres No. 49 tahun 2016. Namun sangat disayangkan semenjak dibentuk lima tahun lalu hingga saat ini. Keberadaan BODT  belum menunjukkan hasil sebagaimana yang diharapkan. 

   Seharusnya waktu yang cukup bagi BPODT dalam menjalankan visi Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas dengan bentang alam yang sangat menakjubkan, bisa tercapai secara maksimal.

   Namun, kondisi ini, kini diragukan oleh DPD GMNI Sumatera Utara. Daniel Sigalingging, M. Si., selaku Ketua DPD GMNI Sumut yang beranggapan bahwa progres BPODT sampai sejauh ini, seperti masih jalan ditempat sejak dipimpin oleh Jimmy Panjaitan sebagai Direktur Utama BPODT. 

   Daniel berpendapat sejak 29 Maret 2021 terhitung dilantik menjadi Dirut BPODT , Jimmy seperti tidak melakukan  terobosan apapun. 

   "Saya seperti tidak melihat ada program besar yang sedang dilakukan maupun dipersiapkan BPODT, sejak dipimpin oleh Jimmy Panjaitan. Kesannya justru BPODT ini jalan ditempat saja," ungkap Daniel.

   Harusnya Dirut baru ini dapat menterjemahkan permintaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk bergerak cepat, terkait berbagai pekerjaan yang belum selesai. " Ujar Ketua GMNI Sumut ini. 

   Daniel juga berpendapat, seharusnya di masa Pandemi seperti inilah, sektor Pariwisata berbenah, mempersiapkan diri tancap gas dan menyelesaikan segala pekerjaan prioritas dengan tuntas. Agar ketika  pandemi sudah berlalu dan ketika sektor pariwisata sudah dibuka 100%, sudah siap dalam menjalankannya. 

   "Jangan ketika menjabat sebagai Dirut, kesannya hanya seperti aji mumpung saja dan seolah selalu tampak sibuk melakukan perjalanan dinas kesana kesini, sementara program tidak dipersiapkan. Menjadi Dirut BPODT ini tanggungjawab besar yang dipikul untuk kemajuan wilayah Danau Toba di masa depan. Kalau saudara Jimmy tidak sanggup lebih baik mundur saja." Tegas Daniel. 

   DPD GMNI Sumut mengaku sangat kecewa atas kondisi yang terjadi sekarang ini karena melihat kawasan Danau Toba seperti hanya sebagai lahan basah yang ingin dimanfaatkan selagi menjabat saja. 

  "Coba saya tanya, apa program visioner dari seorang Dirut? Sejak menjabat sudah berapa investor yang masuk?. Malah yang kita saksikan Dirut lebih banyak melakukan perjalanan dinas. Sehingga muncul pertanyaan  apa yang dikerjakan?," ujarnya.

   Kedepan Daniel berjanji akan membuka semua hal yang tidak benar di BPODT ini sebagai bahagian kecintaannya   terhadap kawasan Danau Toba. ( AS-20 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *