HEADLINE NEWS

Kategori

Sidang Kasus Narkoba 2150 Gram 'Panas', Divonis 12 Tahun Penjara, Ibu M.A Nasution Menjerit Histris

Ibu terdakwa terkulai lemas di lantai


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Kamis, 10/06/2021.

   Lena sari Lubis (67) orang tua terdakwa perkara narkoba jenis sabu seberat 2150 gram (2 kilogram lebih) menjerit histris dan terkulai lemas dilantai, melihat anaknya M Arif Nasution (22), warga Jalan HM Yamin Gang Ketoprak Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, divonis Majelis Hakim salama 12 tahun penjara.

Terdakwa terlihat dilayar monitor

   "Anak ku tidak bersalah, tidak benar anak ku memiliki sabu sebanyak itu, Hakim tidak adil, Hakim tak punya hati, dia itu seorang ayah, tapi tidak punya hati, mentang-mentang kami orang miskin tidak punya uang seenaknya menghukum anak ku sampai 12 tahun penjara," teriak Lena sari Lubis ibu terdak.

   Akibat teriakannya, suasana di Pengadilan Negeri (PN) pun menjadi heboh, pasalnya dari dalam Ruang Cakra 4 tempat bergilirnya sidang putusan sampai diluar gedung sang ibu yang tak rela anak dihukum bersalah terus menjerit-jerit tak henti-hentinya.

   "Tanggung kali kau hakim menghukum anak ku 12 tahun, pada hal anak ku tak bersalah, lebih baik kau hukum mati aja anak ku, itu lebih baik dan aku lebih rela. Umurku sudah 67 tahun, mana mungkin anak ku itu melihat aku lagi, kalau aku mati,"teriak sang ibu yang mengaku punya 5 anak Yatim yang dibesarkan seorang diri termasuk terdakwa.

   Dalam teriaknya yang menjadi perhatian puluhan orang itu, sang ibu juga mengaku kalau anaknya dari kecil menderita sakit kangker, dan sesudah besar kerjanya hanya jadi pak ogah mengatur lalu lintas.

   "Aku orang tuanya, sangat tau cemana anak ku, bahkan orang kampung juga tau bagaimana dan apa pekerjaan anak ku. Kalau anak ku bandar jual sabu mana mungkin hidup kami susah, rumah nyewa dan lebih banyak lapar dari pada kenyangnya,"tambahnya

   "Biar tau kau hakim, kami orang miskin, makan pun susah, kalau anak ku bandar sabu, pastinya anakku banyak duit, dan bisa membantu kehidupan kami, mamang kau hakim tak punya hati menghukum orang bersalah," pekiknya di keruman orang banyak.

   Akhirnya, setelah puas mencerca Majelis Hakim yang di ketuai Ahmad Sumardi, tak lama kemudia sang ibu di bawak pulang oleh beberapa orang wanita.

  Sedangkan sebelumnya, pada persidangan yang menghadirkan terdakwa secara daring, Majelis Hakim juga menghukum terdakwa dengan denda sebesar Rp 1 miliar, subsidear 6 bulan penjara.

   Dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Medan Ramboo Sinurat, Majelis Hakim yang di ketuai Ahmad Sumardi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam amar putusannya juga menyebutkan terdakwa M Arif Nasution terbukti bersalah melanggar pasal 114 (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika 

   "Terdakwa terbukti bersalah, menghukum terdakwa selama 12 tahun penjara, denda 1 miliar subsidear 6 bulan penjara," kata Majelis Hakim sebari menyenbutkan kalau hukuman terdakwa lebih ringan 3 tahun dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 15 tahun penjara denda 1 miliar sebsidear 6 bulan.

   Usai mendengar membaca amar putusannya, kemudian Hakim yang di ketuai Ahmad Sumardi menunda persidangan,dan memberi waktu 7 hari kepada terdakwa dan JPU,  untuk menentukan sikap, apakah terima atau banding.

  Sidang ini telah selesai dan kita tutup,"pungkas Majelis Hakim Ahmad Sumardi kepada JPU maupun Penasehat Hukum terdakwa. ( A-06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *