HEADLINE NEWS

Kategori

BINSU Meminta Kapolda Sumatra Utara Untuk Tidak Tutup Mata Terkait Ilegal Loging yang Terjadi Di Palas



MEDAN  |  kabar24jam.com 

Selasa, 22/06/2021.

   LSM Barisan Intelektual Sumatra Utara (BiNSU), berunjuk rasa di Kantor kepolisian Sumatra Utara terkait Pembalakan Kayu atau Ilegal Loging yang Terjadi di daerah Padang Lawas Tapanuli Bagian Selatan TABAGSEL provinsi Sumatra Utara. 

   Sesampai'nya di lokasi para pendemo langsung disambut oleh kedua utusan dari Polda Sumut yang berpangkat Kompol ber'nama Ibu Syamsinar dan Ibu E Siahaan yang saat itu langsung mempertanyakkan surat izin demo dari polsek setempat, Padahal LSM BiNSU telah mendapatkan izin dari Polrestabes Medan terkait Penyampaian Aspirasi mereka lantas mengapa harus dari polsek lagi? Seru'nya para pendemo. Sekira pada pukul 10:00 WIB, Barisan Pendemo langsung ber'orasi untuk menuntut serta Menyampaikan Aspirasi Kepada Kapolda Sumatra Utara Agar Memanggil Direktur CV. Mutiara Batang Toru serta harus turun langsung menindak dan menutup kegiatan Ilegal loging yang ada di Desa Sianggunan, Kecamatan Sosopan, padang lawas yang telah menyebabkan kerusakan terhadap lingkungan. 

   Bahkan baru-baru ini  Desa terdampak banjir bandang akibat  penebang liar yang dilakukan CV. Mutiara Tatang Toru sejak Bulan April 2021 yang lalu, di dalam aksi tersebut beberapa pengunjuk rasa menyampaikan beberapa tuntutan'nya yakni, "Meminta kepada penegak hukum di Sumatera Utara untuk segera memanggil Direktur CV. Mutiara Batang Toru, dan meminta kepada Kapolda Sumatra Utara agar tidak menutup mata akan kasus ini. 

   Bonar daulay selaku pimpinan Aksi menjelaskan pada wartawan bahwa, "CV. Mutiara Batang Toru adalah perusahaan yang menyebabkan banjir bandang di desa Sianggunan dan  menduga bahwa CV. MBT di dukung oleh kepala desa setempat dalam melakukan pembalakan Liar di desa Sianggunan tanpa memikirkan dampak lingkungan yang ada. 

   Di tambahkan Bonar bahwa kami juga menduga CV. Mutiara Batang Toru juga telah melakukan perambahan hutan lindung bahkan Cagar Budaya yang ada di sana, jelas ini akan berpotensi merusak  siklus lingkungan yang ada di daerah tersebut, untuk itu kami berharap Kepada Kapolda Sumatra Utara jangan Tutup mata akan hal ini pungkas Bonar pada awak media. 

   Setelah menyampaikan tuntutan aksi'nya di depan kantor Kepolisian Sumatra Utara para pendemo akhir'nya di tanggapi oleh perwakilan kepolisian untuk hal ini segera di sampaikan oleh atasan agar di tindak lanjuti. Setelah mendapat jawaban para Pendemo Bergerak melanjutkan aksi'nya Ke Dinas Kehutanan Sumatra Utara. (Team)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *