HEADLINE NEWS

Kategori

Terkait Kasus Daur Ulang Alat Rapid Tes Antigen, Perusahaan Penyelenggara Test Covid-19 Lebih Meningkatkan Monitoring

Ketua KAMI Tapu Doni Rahmadi Butarbutar


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Sabtu, 01/05/2021.

   Kaum Milenial Indonesia (KAMI) mengingatkan Pimpinan Kimia Farma Diagnostik serta Perusahaan penyelenggara test covid 19 agar lebih meningkatkan monitoring di lapangan.

   KAMI sangat menyayangkan terjadinya peristiwa Daur Ulang Alat Test Rapid Antigen di Bandara Kualanamu yang telah Viral dan sontak menggegerkan publik yang mendapat tanggapan miris dari para netizen

   Apalagi kejadian tersebut terjadi, di tengah darurat kesehatan global. Namun  masih ada oknum-oknum nakal yang berani melakukan tindakan seperti itu. Hal ini disampaikan oleh Doni Rahmadi Butar-Butar selaku Ketua Kaum Milenial Indonesia Wilayah Tapanuli Utara.

   Diketahui bersama bahwa Swab Antigen itu adalah test yang dilakukan dengan metode swab atau usap untuk mengambil sampel dari sekresi hidung dan tenggorokan. Rapid antigen atau  Swab Antigen itu sama, umumnya banyak dipergunakan orang untuk melakukan test mendeteksi virus corona yang dapat memberikan hasil diagnosis yang cepat, yaitu hanya dalam waktu 15 menit. 

   Swab Antigen atau Rapid Test Antigen adalah jenis tes antigen yang dibuat atau didesain untuk mendeteksi protein tertentu dari virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh. 

   Selain itu, Rapid Test Antigen atau Swab antigen digunakan sebagai test skrining dengan pengecekan lebih lanjut dengan Metode PCR (Polymerase Chain Reaction)

    "Jadi sangat miris ya, kita sudah swab antigen, itu pun hasilnya belum tentu akurat, tetapi harus dipalsukan pula oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Ini merupakan bentuk kejahatan yang amat merugikan masyarakat dengan memanfaatkan kondisi yang ada," ujar Doni Pentolan Organisasi Kaum Milenial Indonesia ini lewat keterangan tertulisnya kepada kabar24jam.com Sabtu, (1/5/2021).

   Lebih lanjut terang Doni, Alat Rapid Test Antigen atau Swab Antigen ada beberapa merk seperti,.SD BioSensor, Abbott, Indec dan GenBody.

   Sampai sejauh ini tidak tidak diketahui  apakah sudah ada merk yang lain yang sudah mendapat izin edar dari Kemenkes. Lalu, tingkat sensivitas alat Rapid Test Antigen / Swab antigen ini juga berbeda-beda tergantung pada alat yang dipakai dan standarisasi yang dilakukan oleh petugas. 

   Kalau pun sudah sesuai Standard Operating Procedure, keakuratan nya itu, tidak berada di level 100%. Ini dapat dibuktikan   ketika seseorang dinyatakan positif, tetap perlu dilakukan test ulang menggunakan test PCR.

   Untuk itu menurut Doni, perlu menjadi masukan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi dengan menjamin alat swab test antigen benar-benar steril dan masih dalam keadaan baru (belum pernah dipakai), memastikan standarisasi pengecekan berjalan dengan benar dan kemampuan petugas dalam melakukan test sudah tepat dan benar, serta meningkatkan fungsi pengawasan laboratorium penyelenggara test swab antigen.

   Kaum Milenial Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara dibawah tampuk kepemimpinan Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak atas responsifitas yang sudah dilakukan dalam menanggapi masyarakat terhadap kecurigaan penyelewengan Alat Rapid Test Antigen atau Swab Antigen Bekas.

   "Harapan kita juga di daerah seluruh Indonesia, agar semua laboratorium penyelenggara test swab antigen maupun test untuk mendeteksi covid 19 agar diperiksa dan diawasi, jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali," ungkapnya.

   Dalam kesempatan ini Doni menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat di Tanah Air agar lebih menahan diri untuk bepergian dan mengurangi mobilitas diluar rumah

   Kalau pun harus bepergian supaya tetap menerapkan prokes yang lebih ketat, baik dan benar, jangan sampai lengah apalagi abai, demi mencegah kondisi yang semakin memperparah keadaan kesehatan. ( AS )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *