HEADLINE NEWS

Kategori

Mantan Komisioner dan Dua Mantan Kasatgas KPK Dilaporkan ke Dewan Pengawas

Rinto Maha saat menjelaskan pada wartawan ketika konfrensi pers


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Selasa, 18/05/2021.

   Rinto Maha dari Kantor Lazzaro Law Firm mengadukan mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang dan dua Mantan Kasatgas KPK HN Christian dan Ambarita Damanik kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Fotoh bukti - bukti yang dimiliki Rinto


   "Tadi laporan pengaduannya sudah kita kirim melalui Lion Parcel yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pengawas KPK RI dikawasan Jalan Kuningan Kav 4 Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan," ucap Rinto dikantornya, Selasa (18/05/21).

   Rinto menuturkan tentang adanya dugaan konflik kepentingan dan penyalagunaan wewenang dan tebang pilih dalam penetapan tersangka suap dalam persetujuan LKPJ dan APBD.

   "Kita melaporkan ketiganya dalam penanganan perkara pemberian suap kepada anggota dewan, kenapa hanya penerima saja yang dijadikan tersangka. Selain itu ada sebagai pengepul dan pemberi dana sudah mengakui dalam persidangan tapi sampai saat ini tidak juga diproses," ucap Rinto yang merupakan penasehat hukum sejumlah Mantan Anggota DPRD Sumut yakni, Musdalifah, Washington, Safida Fitri, Faisal, Rahmiana, Syarial yang ditetapkan KPK sebagai tersangka pada 2019 lalu yang kini proses upaya hukum banding dan kasasi.

   Rinto pun menyebutkan nama sejumlah nama yang turut menerima dan mengembalikan uang akan tetapi mereka tidak diproses seperti anggota legislatif DPRD Sumut lainnya. Adapun yang dimkasud diantaranya Evi Diana, Aduhot Simamora, Hardi Mulyono serta anggota DPRD Sumut lainnya yang turut menerima.

   Tak hanya itu, ia juga menyebut Nurdin Lubis mantan Sekretaris Daerah (Sekda) di Kantor Sekretariat Daerah Pemerintahan Provinsi Sumatra Utara periode 2011-2014 sebagai inisiasi dalam pengumpulan sebagaimana yang terungkap dipersidangan.

   Selain nama Mantan Sekda tersebut, Rinto juga menyebut pengumpul penyandang dana senilai Rp61 Milyar, diantaranya Baharuddin Siagian senilai Rp5,1 Milyar, Ahmad Fuad Lubis berhasil menghimpun Rp45 Milyar. Sementara itu Hamami Sul Basyan, Randiman Tarigan, Ali Nafiah, dan Zulkarnain sebanyak Rp11 Milyar tidak dijadikan tersangka oleh KPK. Padahal mereka sudah mengakui dipersidangan akan tetapi belum diproses.

   Nah untuk itu, Rinto pun mengatakan kita meminta keseriusan KPK, untuk memproses Evi Diana dan anggota DPRD Sumut lainnnya serta keterlibatan pejabat Pemprovsu.

   "Tentunya harus ada rasa keadilan dalam penegakan hukum, sebab dari pengakuan mereka dipersidangan sudah membuktikan mereka layak untuk diperoses. Namun mereka tak juga diproses. Sementara yang lainnya mengakui dan mengembalikan dana diproses hukum sampai ke meja Hijau.

   Bahkan pejabat terkait dengan suap tersebut selaku perantara dan pemberi dana harusnya diproses demi keadilan dan tegaknya hukum itu sendiri," pungkasnya.

   Harapanya, pihak Dewan Pengawas KPK bisa menindaklanjuti pengaduannya terhadap Mantan Komisioner dan dua Kasatgas KPK tersebut. 

   Sementara itu, saat dikonfirmasikan melalui pesan Whatsapp oleh wartawan kepada Jubir KPK Ali Fikri belum merespon konfirmasi. (A-06)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *