HEADLINE NEWS

Kategori

Dituntut 8 Tahun Penjara, PH : Jaksa Menuntut Tanpa Barang Bukti

terdakwa menghadiri persidangan dengan Vidio call.


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Rabu, 19/05/2021.

   Jaksa Penuntut Umum Asni Zahara Hasibuan menuntut Ernawati Saed Alias Erna selama Delapan Tahun Penjara dalam persidangan lanjutan yang berlangsung diruang Cakra III Pengadilan Negeri Medan, Rabu (19/05/21).

   Tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum Kejatisu, Asni juga menuntut terdakwa membayar denda Rp.1 Milyar subsidair 3 bulan penjara.

   Asni dalam tuntutan jaksa terbukti melanggar Pasal 114 (2) Jo. Pasal 132 (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

   Diketahui sebelumnya, JPU telah menuntut Ahmad Nawawi alias Nawi (berkas terpisah) pada perkara ini dituntut selama 10 tahun penjara denda Rp.1 Milyar subsidair 3 bulan penjara pada persidangan yang berlangsung Senin (17/05/21) lalu.

   Usai membacakan tuntutan, Ketua Majelis Hakim Sayed menunda persidangan hingga pekan depan guna untuk memberi kesempatan pada Penasehat Hukum para terdakwa untuk pembacaan nota pembelaan pada sidang berikutnya.

   Terpisah Tengku Fitra Yufina menyebutkan pada pembelaan nanti memohon agar majelis hakim membebaskan keduanya. Sebab saat polisi menangkap Erna tidak ditemukan barang bukti kemudian melakukan penggeledahan rumah dikawasan Jalan Pertempuran Gang Sekata I, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

   Saat itu, Nawi yang tak lain masih sepupu terdakwa menginap dirumah Erna. Ketika dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti, hanya saja satu dari beberapa petugas ada melihat benda yang jatuh disela-sela rumah terdakwa dengan tetangganya.

   Untuk itulah, kita meminta Ibu dari lima anak ini dan Nawi dibebaskan sebab barang bukti potongan balok yang didalam terdapat 24 plastik diperkirakan sabu - sabu seberat satu gram dan 27 plastik klip kosong belum tentu milik keduanya. ( A-06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *