HEADLINE NEWS

Kategori

Pangkoarmada II Pimpin Briefing Akhir Latopslagab TA. 2021



SURABAYA  |  kabar24jam.com 

Rabu, 14/04/2021.

TNI AL. Koarmada II Surabaya, 14 April 2021

   Setelah selesai melaksanakan manuver lapangan (Manlap) Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) yang dilaksanakan di perairan laut Jawa dan Laut Natuna, Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan selaku Direktur latihan memimpin Briefing Akhir Latihan yang dilaksanakan di Auditorium Puslat Kaprang, Koarmada II pada Rabu (14/04).

   Latihan Latoplagab TA 2021 Koarmada II, merupakan bagian dari Latihan Pra Armada Jaya 2021. Latihan ini merupakan latihan matra TNI AL yang terdiri dari latihan operasi laut gabungan (Opslagab) dilaksanakan oleh Koarmada II, latihan operasi gabungan amfibi (Opsgabfib) dilaksanakan oleh Koarmada I, latihan pasukan pendarat dilaksanakan oleh Kormar, latihan operasi pendaratan administrasi (Opsratmin) dilaksanakan oleh Kolinlamil dan latihan operasi pertahanan pantai (Opshantai) dilaksanakan oleh Koarmada I dalam hal ini Lantamal IV Tanjung Pinang.

   Dalam Latopslagab ini alutsista yang diikut sertakan diantanya KRI R.E. Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Diponegoro-365, KRI Fatahillah-361, KRI Clurit-641, KRI Kujang-642, KRI Nanggala-401, KRI Ardadedali-404, KRI Aluguro-405.

   Dalam Sambutannya Panglima Koarmada II Laksda TNI I N.G Sudihartawan mengatakan," Salah satu tugas TNI AL adalah melaksanakan penegakkan kedaulatan di wilyaha NKRI yang ditujukan untuk memenuhi kepentingan nasional dan internasional. Terkait hal itu, guna mewujudkan stabilitas keamanan di laut, diperlukan upaya untuk menghadapi segala bentuk gangguan dan ancaman di laut, serta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Koarmada II dalam melaksanakan tugas yang diamanatkan, misi tersebut dapat dicapai melalui latihan secara kontinyu. Dimana salah satunya adalah latihan Operasi laut Gabungan Tahun 2021, “ jelas Laksda Sudihartawan.

   Diakhir sambutannya Laksda Sudihartawan berpesan agar seluruh peserta yang terlibat bisa menganalisa kekurangan yang terjadi dan merumuskan kajian sebagai referensi untuk pelaksanaan latihan yang akan datang sehingga kemampuan dan profesionalitas prajurit tetap terjaga. (Pen2).

( Ahmad/r )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *