HEADLINE NEWS

Kategori

Kospin TPI Tidak Miliki Izin OJK Himpun Dana Masyarakat Bukan Anggota

Hakim Ketua Majelis hakim, Immanuel Tarigan.


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Jumat, 16/04/2021.

   Terungkap dalam persidangan bahwa Koperasi simpan pinjam( Kospin) TPI tidak memiliki izin dari OJK dalam penghimpunan simpanan uang dari masyarakat yang bukan calon anggota dan anggota Kospin TPI. Selain itu juga Kospin tidak pernah melakukan rapat anggota tahunan menyangkut simpan pinjam serta keuntungan Kospin. Hal ini terungkap saat pemeriksaan keterangan kedua terdakwa Egi dan Ine diruang sidang Cakra8 dipimpin majelis hakim yang diketuai Immanuel Tarigan, kemarin.

    Selain itu kedua terdakwa menerangkan, Kospin berdiri dengan dana awal sebesar Rp,- 1 Miliyar. Sedangkan penyiman di Kospin sebanyak 250 orang dengan jumlah dana terkumpul sebesar Rp,- 450 Miliyar lebih. Untuk peminjam di Kospin lebih kurang 50 orang dengan nilai pinjaman bervariasi dan belum mengembalikan pinjaman, papar kedua terdakwa dihadapan majelis hakim.

   Kedua terdakwa juga menerangkan, tentang pengembalian pinjaman dana ke Kospin sedang dilakukan pengurus yang lama dan pengurus yang baru dengan limit waktu 270 hari. Selain itu kedua terdakwa menjelaskan dokumen Kospin tidak pernah diawasi oleh tim Pengawas internal Kospin.

   Ketika ditanya hakim ketua Immanuel kepada kedua terdakwa" apakah kedua terdakwa mengetahui kalau ada aturan dari OJK dilarang menyimpan apalagi  meminjam dana dari Kospin yang bukan calon maupun anggota?". Kedua terdakwa tidak tahu tentang hal tersebut.

   Selanjutnya ketika ditanya kembali oleh hakim Immanuel "berapa persen dana yang disalurkan kepada TPI?". Dikatakan Ine dana yang disalurkan ke TPI sebesar 70%, lalu oleh TPI meminjamkan kepada pihak ketiga.Ine mengetahui hal itu dari laporan bendahara. Namun pada saat penagihan diserahkan pada Kospin, "terang Ine kepada majelis hakim.

   " Untuk permohonan pinjaman bisa terlaksana menurut Ine,  harus ada tiga tanda tangan orang pengurus. Ketiga pengurus tersebut yakni, Ketua , Ketua1 dan Bendahara," pungkasnya mengakhiri keterangannya didepan persidangan. Usai mendengarkan keterangan kedua terdakwa, majelis hakim menunda sidang hingga Minggu depan. ( A-06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *