HEADLINE NEWS

Kategori

Diduga Miliki Ganja 136 Kilo Disidangkan PN Medan

Terdakwa Suriati mengikuti sidang dari layar monitor


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Kamis, 15/04/2021.

   Sidang perkara ganja seberat 136 kg kembali disidangkan dengan terdakwa Suriati didampingi Penasehat Hukumnya diruang sidang Cakra8 oleh majelis hakim Pengadilan Negeri( PN) Medan, yang diketuai Handra Utama Sutardodo, Kamis (15/04/2021).

kedua saksi dari BNN diperiksa keterangannya

   Dalam persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rambo Laoly Sinurat dari Kejari Medan m nghadirkan dua saksi dari Badan Narkotika Nasional Pusat yakni, Edy Suranta Tarigan dan Ahmad Rifai. 

   Kedua saksi menerangkan didepan persidangan, awalnya pihak BNN pusat menerima laporan dari masyarakat. Berbekal laporan tersebut kedua saksi Edy dan Ahmad ditugaskan melakukan pengecekan kebenaran laporan tersebut.

   Menurut keterangan kedua saksi sebelum melakukan penangkapan terhadap Suriati di Stabat Kab. langkat. pihak BNN pusat telah terlebih dahulu menangkap M. Amril Tanjung alias alam, Zulfikar alias Zul, Suria Agus Tami alias Dimas dan Salamudin alias Udin bin Sugiman( alm) perkaranya diajukan secara terpisah. Sedangkan Putra alias Puputdan Adi ditetapkan sebagai ( DPO).

   Menurut saksi awalnya Senin tanggal 9 Nopember 2020, sekira pukul 18.30 wib, bertempat di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, para terdakwa melakukan percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan perbuatan menawarkan untuk dijual , menjual , membeli,  menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima  Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon, yang dilakukan dengan car-cara atau uraian perbuatan sebagai berikut.

   Pada tanggal  9 Nopember 2020 , sekira pukul 16.00 wib. Terdakwa di telpon oleh sdr. Adi (DPO) dengan isi pembicaraannya bahwa Terdakwa diperintah untuk mengambil Barang Narkotika sebanyak 5 (lima) kg Ganja di tempat nya Zulfikar Alias Zul ( Perkaranya diajukan secara Terpisah) dan bila sudah dapat barang ganja tersebut lalu bawa pulang dan kau letakan dibawah Pohon Melinjo.

   Kemudian Terdakwa menanyakan mana Uangnya dan Adi (DPO) menyuruh Terdakwa untuk menemuinya ke Ladang dan selanjutnya Terdakwa dikasih Uang sebesar Rp. 5.400.000 (Lima Juta Empat ratus ribu Rupiah) untuk membeli Narkotika Jenis daun Ganja kering di tempat Sdr. Zulfikar Alias Zul  yang beralamat di Gudang Kapur, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

   Setelah Terdakwa menerima uang dari Sdr. Adi (DPO) sebesar Rp. 5.400.000 (Lima juta empat ratus ribu rupiah), Terdakwa pergi ke tempat Zulfikar Alias Zul  yang beralamat di Gudang Kapur , Kelurahan Asam Kumbang , Kecamatan Medan Selayang , Kota Medan untuk membeli Narkotika jenis Daun Ganja kering atas perintah Adi (DPO).

   Sekitar Jam 17.00 wib. Terdakwa tiba di tempat Gudang Kapur dan bertemu dengan Suria Agus Tami Alias Dimas (Perkaranya diajukan secara Terpisah) dan Sdr. Puput Alias Putra (DPO), dan Terdakwa langsung menyerahkan Uang sebesar Rp 5.400.000 (Lima juta empat ratus ribu rupiah) kepada Dimas.

   Kemudian Sdr. Puput Alias Putra (DPO) langsung menyerahkan 1 (satu) bungkus plastik warna hitam yang berisi 5 (lima) bungkus kotak dilapisi lakban warna Coklat berisi Narkotika jenis Daun Ganja kering  dengan berat brutto 5.201,5 (lima ribu dua ratus satu koma lima) gram. Setelah Terdakwa menerima Kantong Plastik warna hitam yang berisi Narkotika Jenis Daun Ganja Kering lalu Terdakwa simpan di depan Jok kendaraan Motor Roda dua yang Terdakwa Kendarai untuk menuju ke arah Kota Medan.

   Kemudian Tim BNN berhasil menangkap dan mengamankan Seorang laki-laki  yang sedang mengendarai Sepeda Motor  Supra X tanpa Nopol dan mengaku bernama M. Amril Tanjung Alias AAM dan setelah dilakukan Interogasi di lapangan dan dilakukan penggeledahan  ditemukan 1 (satu) buah Kantong Plastik warna hitam berisi 5 (lima) bungkus kotak dilapisi lakban warna coklat berisi Narkotika jenis Daun Ganja kering yang disimpan didepan Jok Motor Honda Supra X warna hitam.

   Kemudian Tim BNN melakukan interogasi awal dilapangan terhadap Terdakwa dan melakukan pengembangan dimana Terdakwa mendapatkan Narkotika jenis Daun Ganja kering tersebut, dan selanjutnya terdakwa di bawa beserta Barang bukti Narkotika Jenis Daun Ganja kering ke Kantor BNN Propinsi.

   Bahwa Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratories , Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia , Nomor : 261 BW/XI/2020/PUSAT LAB NARKOTIKA, Tanggal 18 Nopember 2020, yang di tanda tangani oleh Sdri. Carolina Tonggo, M.T, S.Si. dan Sdr. Andre Hendrawa, S.Farm. di Simpulkan bahwa Barang bukti Bahan/Daun tersebut adalah Benar Ganja mengandung THC (Tetrahydrocannabinol) yang terdaftar dalam Golongan I Nomor Urut 8 dan 9 Lampiran Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang 

   Perbuatan para Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 114 Ayat   (2) Jo Pasal 132 Ayat (1), pasal 111 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1). Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Usai mendengarkan keterangan kedua terdakwa majelis hakim menunda sidang hingga Kamis depan untuk pemeriksaan saksi- saksi dalam BAP. ( A-06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *