HEADLINE NEWS

Kategori

Sindikat Narkoba Antar Provinsi, Diadili PN Medan Secara Vidio Call

Majelis hakim yang menyidangkan


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Kamis, 04/03/2021.

   Kurir Sabu Antar Pulau menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri ( PN ) Medan dengan terdakwa Chairul Aswad alias Irul dengan barang bukti 23 kg yang berlangsung di Cakra 7 Pengadilan Negeri Medan, kemarin.

  Dalam dakwaan yang ditandatangani Jaksa Penuntut Umum, Dwi Nelly Nova dan Yusnar Yusuf Hasibuan yang dibacakan JPU Maria dari Kejati Sumut. Pada persidangan yang diketuai Tengku Oyong itu disebutkan, Chairul terlibat dalam peredaran Shabu sebanyak 23 Kg merek Guanyinwang, bersama Danil Edi Johannes alias Edi, Afri Andi alias Kodok dan Viktor Yudha Aritonang alias Yudha. Dimana Shabu itu rencana akan dibawa dari Medan ke Jakarta.

   Dalam perkara ini, Chairul yang merupakan Warga Jalan Sitalasari No.11, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, saat berada di Jakarta dihubungi Danil Edi Johannes untuk bertemu karena ada suatu pekerjaan.

   Ketika bertemu, Daniel ( splitan) menjanjikan uang sebesar Rp50 Juta kepada Chairul bila berhasil membawa 23 Kg Shabu dari Medan ke Jakarta.

   "Kepada Chairul, Danil mengatakan bahwa ia di telephon oleh Robet alias Michele alias Om alias Papi untuk datang ke rumah dikawasan Kampung Ambon, dimana pada intinya meminta agar Danil menunjuk beberapa orang untuk membawa shabu ke Jakarta,"ucap JPU Maria sembari menyebutkan bahwa pertemuan dengan Chairul sekitar 13 Juni 2020.

  Selanjutnya, setelah mendapat telephon bahwa shabu yang dipesan Papi telah sampai di Medan, kemudian tanggal 15 Juni 2020, Danil langsung menjemput Chairul dikawasan Mangga Besar Jakarta Pusat untuk berangkat ke Medan dengan menyewa Mobil Rental Toyota Avanza warna hitam BK 2436 SKQ.

  Namun sebelum mengambil puluhan kilo yang telah berada di Deli Hotel Jalan Abdullah Lubis, keduanya sempat singgah ditempat kost an milik Chairul yang berada di Kota Pematang Siantar.

   Dimana Chairul pun menghubungi Viktor Yudha Aritonang agar mengambil barang tersebut. Namun sekitar tanggal 18 Juni 2020, Danil langsung menuju Medan untuk menjumpai Viktor agar mengantarkan barang tersebut ke Jalan Eka Suka.

  Dimana nantinya, Viktor yang membawa mobil Avanza sekaligus membawa shabu yang dikemas dalam tiga goni tersebut berhenti di depan Asrama Haji Medan.

   Sesampai disana Chairul dan Afri Andi telah menunggu, ketika sampai Chairul langsung menyerahkan upah Rp7.500.000. Kemudian mobil tersebut langsung dibawa ke Seribu Dolok yang merupakan tempat Gudang penyimpanan Sayur Kol.

  Sesuai dengan jadwal karena sabu itu berada di dalam truk pembawa sayur, maka Chairul kembali ke rumah sekaligus tempat kost miliknya untuk menjumpai Danil karena barang sudah berangkat. Untuk selanjutnya mengawal barang tersebut sampai ke Jakarta.

   Namun usaha pengawalan pengiriman sabu tersebut gagal karena Tim Ditnarkoba Poldasulebih dulu  menangkap Chairul, Afri Andi. Setelah petugas menangkap Danil dikawasan perumahan Karya Wisata Gang Wisata II Medan Johor serta menangkap Viktor.

  Dalam perkara ini, keempat terdakwa dalam berkas terpisah dijerat melanggar Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika atau Pasal 112 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

   Usai pembacaan dakwaan, Ketua Majelis Hakim Tengku Oyong menunda persidangan untuk memberi kesempatan JPU menghadirkan saksi- saksi. (Apri)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *