HEADLINE NEWS

Kategori

Posting Ujar Kebencian dan Cemarkan Nama Baik Ahmad Faisal Nasution Diadili

Suasana persidangan di ruang sidang Cakra4 PN Medan.

MEDAN  |  kabar24jam.com 

Senin, 15/03/2021.

  Sidang perdana H. Ir. Ahmad Paisal Nasution perkara pencemaran nama baik dan Ujaran kebencian melalui postingan di akun Facebook Bob Paisal Forsu dikenakan pasal ITE oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Nelson Victor dari Kejati Sumut. Sidang tersebut dipimpin majelis hakim diketuai Abdul Aziz ( wakil ketua PN Medan ) berag ndakan pembacaan dakwaan oleh JPU, Senin (15/03/2021 ).

Terdakwa H. Ir. Ahmad Faisal Nasution mengikuti sidang secara daring


   Dalam dakwaannya, Nelson ( JPU) menjelasjan berawal 07 Agustus 2020 sekira pukul 06.24 WIB, Terdakwa membuat postingan di akun facebook Bob Faisal Forsu miliknya sendiri berupa caption yang memuat sebuah foto/gambar kartun seorang laki-laki berbadan gemuk yang memangku uang dan seorang perempuan disertai tulisan “Puluhan milyar harta jaksa dari mana?” dan dibubuhkan narasi “Periksa oknum aspidsus kejati, diksus Kejati serta periksa harta kekayaan mereka duga sudah mencapai puluhan milyar. 

  Kemudian dalam postingan itu juga mengatakan, periksa seluruh pemborong dan pengusaha hitam piaraan mereka merampok proyek anggran negara terutama pemborong berinisial AR. #CopotAsistenPidanaKhususKejati #CopotPeriksaDiksusKajatiSertaUsutHartanya #TangkapDanAdiliPemborongPiaraannya”. 

   Selanjutnya pada tanggal 12 Agustus 2020 sekira pukul 06.24 WIB, Terdakwa Ahmad Faisal Forsu kembali melakukan postingan pada akun facebook atas nama Bob Faisal Forsu miliknya berupa caption Teringat akan nasi bungkus di meja ruangan pidsus pemborong inisial AR jelas lebih mahal daripada nasi bungkus milik cebong dan kampret, serta bedanya pun sangat bertolak belakang. 

   Selain itu terdakwa juga mengatakan, nasi bungkus cebong kampret jual beli ayat dan dukungan, kalau nasi bungkus ruangan pidsus, pemborong tentu jual nama Tamora dan asrama haji konon juga Rasuna Said. Aksara 90M jalan busi apa kabar pemborong makelar proyek oknum-oknum institusi ” dengan tagar #UsutHartaKekayaanOdied #UsutHarta Kekayaan Aspidsus #Tangkap PemborongMakelarProyek#.

  Dimana didalam postingan tersebut Terdakwa menampilkan 1 (satu) buah foto seseorang berbadan gemuk dan tanpa kepala yang sedang memegang nasi bungkus dimana foto tersebut adalah foto saksi Ali Azrizal yang diambil Terdakwa dari akun facebook atas nama Ashari Sinik dan kemudian sengaja melakukan pengeditan dengan cara memotong (meng-crop) foto tersebut.

   Sehingga tidak hanya nampak bagian tubuh dan tanpa kepala agar orang yang membaca atau melihat postingan tersebut tidak mengenali siapa sebenarnya orang yang ada di dalam foto tersebut. Lalu memposting foto tersebut di akun facebook milik Terdakwa dengan menggunakan 1 (satu) unit Handphone Iphone 6S dengan nomor Imei : 353269071201432 yang didalamnya terinstal akun facebook atas nama Bob Faisal Forsu atas nama Bob Faisal Forsu dengan URL www.facebook.com/faisalforsu. nasution.

   Apabila melihat postingan tersebut memberikan arti bahwa saksi Ali Azrizal adalah sebagai makelar proyek, pengusaha hitam dan merupakan piaraan (peliharaan) dari aparat penegak hukum yang menimbulkan  rasa ketidaknyamanan dan penilaian negatf orang lain pada saksi Ali Azrizal. 

   Akibatnya nama baik saksi menjadi tercemar dan menimbulkan kebencian orang lain kepada saksi Ali Azrizal dan perbuatan terdakwa Ahmad Faisal Nasution adalah tanpa seizin dari saksi Ali Azrizal. Mengakibatkan saksi Ali Azrizal sebagai orang yang berada pada foto asli yang dilakukan postingan oleh Terdakwa tersebut, merasa keberatan dan merasa nama baiknya telah dicemarkan oleh Ahmad Faisal Nasution. 

   Atas perbuatan Terdakwa Ahmad Faisal Nasution tersebut akhirnya dibawa ke Markas Polda Sumut untuk dilakukan peneyelidikan lebih lanjut dan benda benda berupa 1 (satu) buah akun facebook atas nama Bob Faisal Forsu dengan url dengan URL www.facebook.com/faisalforsu.nasution, 1 (satu) unit Handphone Iphone 6S dengan nomor Imei 353269071201432 dan 3 (tiga) lembar hasil cetak screenshot posting akun facebook atas nama Bob Faisal Forsu tertanggal 07 Agustus 2020 dan 12 Agustus 2020 disita untuk penyelidikan lebih lanjut. 

   Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 27 ayat (3) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.( Apri )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *