HEADLINE NEWS

Kategori

Pemalsu Dokumen di Lahan Sport Center, Divonis BerVariasi Jaksa Pikir- Pikir

Empat Terdakwa saat pelimpahan berkas dari Penyidik Poldasu ke Kejatisu 


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Rabu, 24/03/2021.

   TimJaksa Penuntut Umum ( JPU) dari Kejari Lubuk Pakam masih pikir - pikir atas vonis terhadap ke empat terdakwa yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai oleh Raden Heru Kuntodewo yakni, 36 bulan. Majelis Hakim dalam amar putusannya menyatakan keempat terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen atas kepemilikan lahan tanah HGU milik PTPN II Tanjung Morawa seluas 129,4312 hektar (lahan Sport Center). Hal ini disampaikan Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian, Rabu (24/03/21), menyebutkan hukuman untuk para terdakwa bervariasi pada putusan yang dibacakan majelis hakim pada 4 Maret 2021 lalu.

   Lanjut Sumanggar dalam putusannya, majelis hakim menghukum Mantan Kades Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Maradoli Dalimunte dan Mantan Kades Sena Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Edy Zakwan, masing-masing selama Delapan Bulan Penjara.

   Sedangkan untuk Ketua Kelompok Masyarakat Penggarap Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Nuriani dan Ketua Kelompok Penggarap/masyarakat penggarap di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Nanang Kusnaedi, masing-masing selama 1 Tahun Penjara.

  Dimana putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan penuntut umum yang sebelumnya telah menuntut Mantan Kades Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Maradoli Dalimunte dan Mantan Kades Sena Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Edy Zakwan, masing - masing selama satu tahun penjara.

   Begitu juga dengan Ketua Kelompok Masyarakat Penggarap Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Nuriani dan Ketua Kelompok Penggarap/masyarakat penggarap di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Nanang Kusnaedi, masing-masing selama satu tahun dan enam bulan penjara.

   Dimana keempat dijerat Pasal 263 ayat (1) atau (2) KUHP jo Pasal 55 dan 56 KUHP

   Disebutkan Sumanggar perkara ini berawal keempat terdakwa bersama 95 warga semenjak tahun 2000 sampai dengan proses penyidikan dan penuntutan hingga Desember 2020 lalu telah menguasai dan menggarap tanah HGU milik PTPN II Tanjung Morawa yang berada di Jalan Arteri Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang keseluruhannya seluas 87,72 hektar dan di Dusun III Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang seluas 41,7112 hektar dengan total 129,4312 hektar.

   Untuk dapat menguasai dan memiliki tanah tersebut, lanjutnya maka pada tahun 2015 para tersangka secara bersama-sama membuat surat palsu atau memalsukan Surat Keterangan Tanah Garapan sebanyak 95 surat, kemudian surat tersebut mereka gunakan sebagai alat bukti mengajukan gugatan perdata/kepemilikan atas lahan HGU milik PTPN II yang mereka garap tersebut. 

   Sebagaimana diketahui lahan yang digarap oleh keempat terdakwa bersama puluhan orang nantinya akan dibangun Sport Center oleh Sport Center. ( 06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *