HEADLINE NEWS

Kategori

"Menjaga Cagar Budaya Lewat Becak Vespa"



TAPSEL  |  kabar24jam.com 

Kamis, 11/03/2021.

   Sejatinya cagar budaya adalah kekayaan yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebudayaan, hal itu dikuatkan lewat UU No 11 Tahun 2010 bahwa cagar budaya adalah warisan kebudayaan bersifat kebendaan berupa benda cagar budaya, situs, kawasan dan struktur cagar budaya. Pada Rabu, 10 Maret 2021 kemarin Dinas Pariwisata Kota Padangsidimpuan mengadakan sosialisasi pembentukan Local wisdom Becak Vespa Kota Padangsidimpuan yang dihadiri oleh Kabid Pengembangan Dinas Pariwisata Kota Padangsidimpuan, Becak Vespa Padangsidimpuan dan DPC GMNI Padangsidimpuan ungkap Paulus Peringatan Gulo selaku Ketua DPD GMNI Sumatera Utara kepada Media 24 Jam pada Kamis 11 Maret 2021.

   Terkait kegiatan tersebut, Paulus Peringatan Gulo  meminta kepada walikota Padang Sidimpuan agar peraturan walikota dikeluarkan untuk kalangan becak vespa Padangsidimpuan demi menjaga kelestarian cagar budaya di Padang Sidimpuan.

   Menurutnya,  kegiatan tersebut bisa masuk dalam cagar budaya. Pasalnya, kegiatan ini mengandung ciri khas kebudayaan daerah Padangsidimpuan.

   "Kita harus mengkawal penuh keberhasilan dari perwal (Peraturan Walikota-red) ini.  Sebab berdampak besar di bidang pariwisata karena merupakan cagar budaya," kata Paulus. 

   Ia juga meminta perhatian penuh dari Gubernur Sumatera utara untuk mempertimbangkan penerbitan peraturan oleh walikota dan menjadikan becak Vespa Sidimpuan sebagai bagai cagar budaya dalam upaya melestarikan kebudayaan.

  "Ini moment besar bagi kebudayaan terkhusus di Sumatera Utara,  kita bisa belajar dari kota-kota tetangga yang masih mempertahankan destinasi budayanya," tambahnya.

   DPD GMNI Sumut menilai bahwa Peraturan Walikota itu sangat berpengaruh untuk memajukan perputaran ekonomi bagi sebagian masyarakat yang berkecimpung dalam hal itu, serta meningkatkan populasi wisatawan lokal maupun internasional yang berkunjung ke daerah Padangsidimpuan. Soal point di dalam peraturan walikota tersebut dapat mempertimbangkan sesuai dengan kebutuhan dan kearifan lokal Padang Sidimpuan.

   Terakhir, Paulus mengajak seluruh daerah Sumatera Utara untuk tetap menjaga warisan budaya. 

   "Kami mengajak seluruh daerah di Indonesia terkhusus Sumatera Utara untuk melakukan hal yang sama, sehingga kekayaan akan warisan budaya kita, dapat terekspos keluar dan dapat dinikmati semua lapisan baik dari dalam maupun luar negeri, tutup Paulus. ( Team )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *