HEADLINE NEWS

Kategori

Jual Sabu ke Polisi, Fery Dituntut 11 Tahun Penjara

Suasana sidang pembacaan tuntutan secara Vidio call.

MEDAN  |  kabar24jam.com 

Selasa, 30/03/2021.

   Fery Syahputra (41) warga Jalan Tanjung Raya Gang Surabaya Desa Helvetia Kec. Labuhan Deli Kab. Deli Serdang dituntut 11 tahun penjara. Fery dinilai bersalah dalam kasus jual beli narkoba.

   Tuntutan terhadap Fery dibacakan oleh JPU Sabrina dalam persidangan yang digelar di Cakra VI Pengadilan Negeri Medan, Selasa (30/3).

   Dalam nota tuntutannya, JPU Sabrina menyatakan terdakwa Fery Syahputra bersalah melanggar pasal 114 (2)   UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan pertama.

   "Meminta agar majelis hakim menjatuhkan Fery Syahputra dengan pidana penjara selama 11 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan kurungan," sebut JPU Sabrina  dihadapan majelis yang diketuia Dahlia Panjaitan.

   Usai mendengar nota tuntutan JPU, majelis hakim menunda persidangan untuk mendengar pembelaan (pledoi) dari terdakwa pada pekan depan.

   Mengutip dakwaan JPU, kasus narkoba yang membelit Fery Syahputra berawal saat terdakwa menerima panggilan telepon dari  Muhammad Atan Lubis Als Atan (berkas perkara terpisah) pada Juli 2020 yang menghubungi  terdakwa dengan mengatakan “ kalau ada kawan mau beli sabu bilang bisa kita sediakan”, kemudian terdakwa menawarkan hal itu kepada orang lain .

   Kemudian pada Hari Jumat tanggal 18 September 2020  terdakwa dihubungi oleh seorang laki-laki melalui hand phone yang merupakan calon pembeli  dan memesan narkotika Jenis sabu sebanyak 3 (tiga) ons dengan harga Rp 54 juta.

   Terdakwa langsung menghubungi saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan melalui handphone untuk menyediakan Narkotika jenis sabu tersebut. 

   Untuk memastikannya, pada hari itu juga sekitar pukul 23.00 Wib, saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan menjumpai calon pembeli yaitu saksi Ahmad Firlana dan saksi Budi Syahputra (petugas Polisi Polda Sumut yang melakukan penyemaran sebagai pembeli)  ke Amplas Kota Medan, untuk melihat uang dari calon pembeli.

   "Namun karena sudah terlalu malam sehingga transaksi dibatalkan," beber JPU.

   Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 20 September 2020 sekitar pukul 12.00 Wib, terdakwa dihubungi melalui hand phone oleh calon pembeli, dengan mengatakan “ jadi kita kerjakan lagi yang kemarin itu” dan terdakwa menjawab “ ya jadi” . 

   Lalu calon pembeli mengajak terdakwa untuk bertemu di Jalan Pancing Medan tepatnya di sebuah warung di depan kompleks MTC, setelah itu terdakwa  menghubungi saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan menggunakan hand phone, agar datang dan bertemu di Amplas Medan.

   Setelah itu terdakwa  bertemu dengan saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan, kemudian terdakwa bersama dengan saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan menemui calon pembeli ke Jalan Pancing Medan tepatnya di sebuah warung di depan Kompleks MTC. Saat itu calon pembeli mengajak terdakwa bersama dengan saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan kesebuah rumah di Jalan Perjuangan  Gang Sanggup Medan, untuk memastikan atau melihat uangnya, dan saat itu calon pembeli memperlihatkan uang pembeli shabu tersebut kepada terdakwa dan saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan.

   Setelah dipastikan bahwa uang calon pembeli sudah ada, lalu saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan menghubungi Yahya (belum tertangkap) melalui hand phone dan memberitahukan bahwa uang calon pembeli sudah ada. Sekitar 30 menit kemudian, Yahya datang bersama sama dengan Abdul  Rachman Als Aman ( berkas perkara terpisah) dengan menaiki sepeda motor Yamaha MX, menemui terdakwa dan saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan kepersimpangan gang tersebut.

   Kemudian terdakwa bersama dengan saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan mengajak Yahya dan Abdul Rachman Als Aman menjumpai calon pembeli kedalam rumah tersebut dan saat itu calon pembeli memperlihatkan uangnya kepada Yahya, kemudian Yahya dan Abdul ranchman Als Aman  pergi mengambil atau menjemput narkotika Jenis Sabu, dan sekitar 20 menit kemudian Yahya dan Abdul Racham Als Aman  datang kerumah tersebut.

   Saat menyerahkan narkoba tersebut,  beberapa orang petugas Polisi lainnya  berdatangan sembari mengatakan “kami polisi” lalu menangkap terdakwa, saksi Muhammad Atan Lubis Als Atan dan  Abdul ranchman Als Aman.

   "Barang Bukti 2 (dua) bungkus Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening tembus pandang ternyata seluruhnya seberat 201 (dua ratus satu) Gram netto," pungkas JPU. ( 06 )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *