HEADLINE NEWS

Kategori

JPU Nova Tak Juga Mampu Hadirkan Suami Terdakwa ITE Keruang Sidang

JPU Dwi Melly Nova dari Kejati Sumut


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Rabu, 17/03/2021.

   JPU dari Kejati Sumut Dwi Melly Nova, kembali tidak mampu juga menghadirkan saksi fakta Jenri tak lain suami Marianty (41), terdakwa perkara ITE diruang sidang Cakra 9 PN Medan.

  Majelis hakim yang diketuai Denny L Tobing usai membuka persidangan langsung menanyakan kepada Nova, mana saksinya. Menjawab pertanyaan hakim ketua Denny Lumbantobing, penuntut umum menyatakan telah melakukan pemanggilan secara patut sampai kelima kalinya. Namun tidak diindahkan oleh saksi Jenri.

  "Katanya hari ini saksi mau hadir, tapi gak juga muncul pak hakim," terang Nova pada majelis hakim. "Selain itu kami juga telah mendatangi rumahnya, tapi rumahnya tertutup dan terkunci, " jelas Nova lagi. " Bahkan kabarnya saksi Jenri di luar kota pak hakim, di Aceh," ungkap Nova. 

  Kemudian JPU dari Kejati Sumut ini memohon pada majelis hakim untuk mengeluarkan surat penetapan pemanggilan paksa. Namun oleh Hakim Ketua Denny memerintahkan JPU Nova untuk melakukan pemanggilan kembali.

   Sselanjutnya majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan, sambil menunggu hasil pemanggilan JPU Nova yang ke Enam kalinya.

  Walaupun majelis hakim belum menanyakan tentang bukti kalau saksi Jeenri telah benar - benar dipanggil secara patut.

   Sementara pada persidangan pekan lalu, tim PH terdakwa melakukan interupsi. "Kami mohon agar Yang Mulia memerintahkan saudara penuntut umum melakukan upaya paksa menghadirkan suami klien kami di persidangan. Yang bersangkutan merupakan saksi fakta agar perkaranya terang benderang," kata  Sukiran didampingi Leden Simangunsong dan Panca Indra Yusani.

  Sebab menurut saksi korban pada persidangan sebelumnya (Pinktjoe Josielynn), suami klien mereka mengaku berstatus duda. Hal itu akan dikonfrontir langsung kepada yang bersangkutan, pungkas Sukiran.

   Marianty dijerat pidana 45 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 

   Terdakwa meneruskan foto Jeenri bersama saksi korban Pinktjoe Josielynn yang dikirim saksi Mery ke WA terdakwa ke akun fb dan Ig-nya.  Mery merupakan teman suami terdakwa di Grup WA alumni sekolah.

   Di kedua akun terdakwa tersebut di antaranya berisikan kalimat yang dikirimkan saksi Mery kalau perempuan itu (saksi korban) berstatus janda. Ada juga kalimat bertuliskan, bangunkan harimau tidur maupun jual laki (Apri)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *