HEADLINE NEWS

Kategori

Saksi Bowo Akui Disuruh Carikan HP Oleh Mamak Dimas.

Saksi Sugeng Wibowo dan Dimas Prayoga memberi keterangan


MEDAN | kabar24jam.com 

Kamis, 04/02/2021.

  Sidang lanjutan perkara beli hp curian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fransiska Panggabean dari Kejatisu hadirkan saksi Sugeng Wibowo, Dimas Prayoga dan Elestra Naigolan ( splitan) dihadapan majelis hakim yang diketuai Abdul Qadir diruang sidang Cakra 3 Pengadilan Negeri ( PN ), Kamis ( 04/2/2021).

   Saksi Sugeng Wibowo alias Bowo menerangkan didepan persidangan, Bowo kenal dengan Yasin setelah bertemu di gedung arca.Tepatnya didepan Universitas Tehnik Medan ( ITM ). 

   Jadi awalnya Bowo dimintai tolong oleh mamaknya Dimas ( saksi ) untuk mencarikan hp. Selanjutnya Bowo membuka- buka website market place, saksi melihat akun Badai Pamungkas ada memposting hp Oppo a5s dijual. Kemudian Bowo meneruskannya melalui chat di what's App, sebab siapa yang berminat dilanjutkan melalui chat di what's App terdakwa selaku pemilik akun.

   Selanjutnya Bowo menchat terdakwa menanyakan, " Ada Charger ya bang. Yasin menjawab" batangan". Lalu berlanjut janjian bertemu. Nah didepan ITM tersebut kami bertemu di bulan Agustus 2020 sekira pukul 15.00 wib, saya bersama Dimas pak hakim, "papar Bowo.

   Setelah bertemu Bowo menanyakan," mana hpnya bang, lalu Yasin memperlihatkan hp yang mau dijual tersebut. Ketika ditanya kembali oleh Bowo, " charger ya ada kan bang, gak ada jawab Yasin. Kemudian kenali Bowo bertanya, kotaknya ada bang, gak ada. Kan saya bilang batangan, " Jelas Yasin pada keduanya.

   Lalu Bowo memperlihatkan hp itu pada Dimas dan langsung menanyakan harga. Terjadi tawar- menawar hingga sepakat dengan harga Rp,- 1,3 juta. Kemudian beberapa hari berlalu Bowo mengetahui bahwa hp tersebut hasil dari kejahatan. 

   Setelah dirinya didatangi petugas polisi, selanjutnya membawa petugas polisi tersebut menemui mamak Dimas dan mengembalikan hp tersebut. Hal itu dibenarkan Dimas Prayoga ketika dimintai keterangannya oleh majelis hakim.

   Elestra Nainggolan alias Eles supir angkot ( splitan) menerangkan, bahwa Eles kenal dengan Yasin sekitar 4 bulan. Eles akui ada menjual hp oppo a5s seharga Rp,- 750ribu. Karena diketahui, Yasin menerima jual beli hp, bahkan hp yang rusak diterimanya," jelas supir angkot ini. 

   Eles juga menerangkan kalau Yasin sering maen didaerah Menteng, mereka sering bertemu. Selain itu Eles menerangkan kalau hp tersebut di beli nya dari M Saleh. Eles tahu hp itu milik Putri hasil curian setelah ditangkap polisi..

   Eles menjual hp ke Yasin seharga Rp,- 900 ribu tanpa menjelaskan hp tersebut dari hasil curian. Eles mengatakan posisi hp lagi digadai kepada Yasin. Lalu Eles meminta uang kepada Yasin sebesar Rp,- 500 ribu untuk menebus hp. Ketika hp tersebut ditangan Yasin, Eles meminta lagi uang Rp,- 400 ribu agar hp tersebut menjadi milik Yasin. Ketika dibuka hp keadaan terkunci.

   Usai mendengarkan keterangan ketiga saksi tersebut, majelis hakim menunda sidang hingga p kan depan untuk pemeriksaan keterangan terdakwa. (Apri).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *