HEADLINE NEWS

Kategori

Oknum Politisi Demokrat Nyatakan Keterangan Yang Benar Sesuai BAP di KPK

Tim JPU pada KPK telah mempersiapkan saksi penyidiknya secara daring (monitor kanan) dikarenakan saksi oknum politisi Demokrat Borkat membantah keterangan di BAP.


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Selasa, 16/02/2021.

 Sidang lanjutan perkara tipikor 'uang ketok palu', tim JPU dari KPK kembali menghadirkan oknum politisi Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan yang merupakan suami terdakwa mantan anggota DPRD Sumut Megalia Agustina diruang sidang Cakra 8 Pengadilan Tipikor pada PN Medan, yang dippin majelis hakim diketuai Immanuel Senin (15/2/2021) sore.

   Selain Borkat tim JPU KPK bahkan secara khusus menghadirkan penyidiknya Yusuf Budiman yang sebelumnya memeriksa Borkat. Sebab dalam sidang sebelumnya, Politisi Partai Demokrat ini memberikan keterangan berbeda dengan Berita Acara Penyidik (BAP).

   Tidak hanya itu, JPU juga menghadirkan Ahmad Fuad Lubis yang disebut akan mengkonfrontir pernyataan Borkat karena saksi sebelumnya kembali menegaskan, sesuai keterangan yang diberikannya di persidangan.

   Pasalnya, pada persidangan beberapa pekan lalu Borkat sempat dihadirkan sebagai saksi dalam perkara penerimaan uang suap 'ketuk palu' untuk memuluskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), perubahan (P-APBD) maupun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gatot Pujo Nugroho selaku Gubsu dengan 14 terdakwa mantan anggota DPRD, termasuk istrinya, Megalia.

   Dengan demikian keterangan saksi yang sebenarnya adalah sesuai BAP ketika dimintai keterangan oleh penyidik KPK yakni uang 'ketuk palu'  dalam Rapat Paripurna pembahasan anggaran dengan mantan Gubsu memang diketahui istrinya, terdakwa Megalia Agustina.

   "Dan Bapak pun tidak memberitahukannya, itu hanya urusan Bapak dan pak Ahmad Fuad. Sedangkan di sini (BAP) jelas, bapak menerima Rp25 juta, lalu uang tersebut Bapak berikan ke istri bapak, paham perbedaannya kan," tanya hakim.

   "Jadi sebelum kita konfrontir keterangan saksi dengan Ahmad Fuad Lubis, apakah saksi Borkat tetap pada keterangan yang sebelumnya.l," tanya Immanuel. Tiba-tiba Borkat menarik keterangan yang sebelumnya. "Izin Yang Mulia, saya kembali ke BAP," katanya dengan nada lesu sambil tertunduk malu.

   Saksipun kemudian mengakui bahwa setelah bertemu dengan Ahmad Fuad Lubis ia menerima uang ketok palu sebesar Rp25 juta, sedangkan istrinya terdakwa  Megalia menunggu di Mobil. ia pun menyerahkan uang itu kepada istrinya.

   "Kan udah kita ingatkan dua kali pak, padahal bapak waktu itu meminta sendiri untuk disumpah," sindir hakim.

   Namun Borkat enggan berkata apapun dan hanya tertunduk lesu. Selanjutnya hakim pun mempersilahkan penyidik KPK dan Ahmad Fuad Lubis meninggalkan persidangan, karena saksi Borkat sudah mencabut keterangannya yang berbeda dengan BAP.

   Sementara itu dalam dakwaan JPU sebelumnya bahwa Rahmianna Delima Pulungan (juga mantan anggota DPRD Sumut telah divonis 5 tahun penjara-red)  menyerahkan uang kepada terdakwa terdakwa Megalia Agustina melalui Hamami Sul Bahsyan, juga sesama anggota DPRD Sumut sebesar Rp48 juta.

   Selain itu bertempat di Lapangan Bola Jalan Gaperta Kota Medan terdakwa juga menerima tambahan uang sebesar Rp25 juta, yang diserahkan Ahmad Fuad Lubis melalui suaminya, Borkat Hasibuan.

  Terdakwa mengetahui penerimaan uang dari Gatot Pujo Nugroho tersebut dimaksudkan agar Terdakwa selaku Anggota DPRD Provinsi Sumut, periode  2009 s/d 2014 menyetujui LPJ P-APBD Provinsi Sumut TA 2012, P-APBD Provinsi Sumut TA 2013, APBD Provinsi Sumut TA 2014, P-APBD Provinsi Sumut TA 2014 dan APBD Provinsi Sumut TA 2015. (Apri)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *