HEADLINE NEWS

Kategori

Hakim Tegur JPU Tak Bawa BB ke Persidangan

JPU Novalita dari Kejari Medan


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Selasa, 09/02/2021.

   Majelis hakim Tegur Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Novalita dari Kejaksaan Negeri ( Kejari) Medan dalam perkara Narkotika jenis sabu dengan terdakwa Sulaiman. Pasalnya JPU dari Kejari Medan ini kepersidangan tidak membawa Barang Bukti ( BB) yang swgyanya akan diperlihatkan kepada saksi polisi yang menangkap serta terdakwa. Namun BB berupa, mancis, karet dot dan pipet kaca yang masih ada sisa sabu- sabu gagal diperlihatkan kepada saksi polisi maupun terdakwa diruang sidang Cakra3 Pengadilan Negeri ( PN) Medan, Selasa ( 09/02/2021).

   Ketika majelis hakim yang diketuai Ali Tarigan meminta JPU Novalita memperlihatkan Barang Bukti kepada saksi Fadlan ( polisi) dan rekannya satu tim yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa Sulaiman. Sontak Novalita bingung mencari ditasnya dan memanggil salah seorang honorer kejari Medan. Karena tak ketemu, JPU tersebut mengatakan pada hakim tinggal dikantor.

   Mendengar keterangan JPU Novalita, hakim ketua Ali Tarigan mengatakan apa yang mau kita perlihatkan pada saksi bapak polisi ini, sambil menunjuk kearah kedua saksi yang tepat duduk dihadapan majelis hakim. Selanjutnya Novalita berdalih sidang yang lalu saya bawa pak hakim, hari ini ketinggalan. Lalu hakim ketua mengatakan seharusnya setiap sidang BB itu dibawa buk jaksa, karena BB tersebut penting untuk membuktikan dakwaan kalian. 

   Lanjut Ali kalau gak ada BB apa yang mau dibuktikan, tandas Ali Tarigan. Ya sudahlah coba buk jaksa tanya lah saksinya, mengakhiri kekesalannya.

   Diketahui dari keterangan saksi polisi bahwa terdakwa Sulaiman ditangkap usai mengkonsumsi sabu disalah satu rumah kosong. Barang bukti ditemukan pipet kaca, karet dot dan mancis. Ketika majelis hakim menanyakan pada saksi ada temannya saat memakai sabu tersebut. Hanya dia sendiri pak hakim, terang saksi.

   Namun pada saat ditanya hakim anggota Aimafmi Harli apakah terdakwa Sulaiman pernah dihukum, terdakwa berkelit tak mengakuinya. Selanjutnya hakim tersebut membacakan Berita Acara Pemeriksaan ( BAP ) terdakwa dipenyidik. Disebutkan terdakwa pernah dihukum 4 tahun dalam perkara yang sama yakni Narkotika.

  Karena terdakwa tetap tidak mau mengakui kalau dia pernah di hukum di PN Medan, majelis hakim menunda sidang memerintahkan JPU menghadirkan Perbalisan untuk dimintai keterangan pada pekan depan. ( Apri)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *