HEADLINE NEWS

Kategori

Anggota DPR RI Ngaku Duda, Transper Miliaran Rupiah Untuk Pikat Terdakwa Siska Penjual Parfum Online

Saksi saat dicecar pertanyaan oleh Hakim Ketua Mery Dona


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Jumat, 05/02/2021.

   Perlahan namun pasti, perkara penipuan Rp 4 miliar lebih akhirnya terbongkar adanya hubungan asmara 'backstreet', dan dugaan upaya penyembunyian harta kekayaan serta pesugihan , penipuan penggelapan senilai Rp6 miliar- dengan korban anggota DPR RI Rudi Hartono Bangun oleh terdakwa Halim Wijaya

   Hakim Ketua Mery Donna tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membongkar rahasia yang tersembunyi dalam perkara itu melalui ketiga saksi yang dihadirkan JPU dari Kejati Sumut Rahmi Shafrina, Kamis petang (4/2/2021) di Cakra 4 PN Medan.

   Ketika saksi Atika, adiknya Siska memberi keterangan didepan persidangan membenarkan bahwa Siska menggeluti bisnis jual parfum secara online. Hubungan kakaknya (Siska- red ) dengan saksi korban Rudi Hartono hubungan  berpacaran ketika ditanya hakim ketua Mery Dona. 

   Dikatakan Atika lagi, "Kakaknya, (Siska terdakwa splitan ) tidak memiliki keahlian supranatural, seperti dikatakan saksi korban Rudi. Lanjut Atika, "kalau Rudi pas ke Medan acap kali datang ke rumah orangtuanya," ungkap Atika pada hakim..

   .Setelah keterangan Atika, majelis hakim melanjutkan memeriksa keterangan Siska. Dalam keterangannya Saksi mengaku sudah kenal Rudi Hartono ( Anggota DPR- RI ) komisi XI sejak tahun 2012, melalui temannya Liza Handayani. ketika itu Rudi menjabat sebagai Ketua DPRD Langkat (2012) dan mengaku duda. 

   Saksi Siska juga mengaku tidak ingat lagi sudah berapa kali menerima transferan dari saksi korban. Saksi juga  intens lewat WhatsApp (WA). saksi korban menyapanya dengan panggilan: Cim. Karena perawakannya mirip keturunan China. Sedangkan dia menyapa Rudi Hartono dengan sapaan: Yank'.

   Mengenai ayam hitam di rumah ayah saksi yang konon dijadikan sebagai tumbal untuk jin utusan Ratu Pantai Selatan Pulau Jawa 'Nyi Roro Kidul yang dihargai Rp9 juta per ekor, dibawa orang suruhan Rudi Hartono. Saksi juga mengakui kalau pria yang disapanya dengan kata Yang, berhubungan dengan hal-hal supranatural.

   Konon uang yang diterimanya lewat ditransfer adalah untuk keperluan saksi korban Rudi Hartono pada Pilkada untuk menjadi Bupati Langkat dan keperluan pribadi saksi. Saksi juga mengaku ada mengembalikan uang saksi korban.

   Menurut saksi Siska," pria dipanggilnya 'Yang' itu ternyata suami orang lain. Bahkan menyusul viralnya postingan di media sosial ( Medsos ) seorang wanita menguber Rudi Hartono ke Hotel Santika Medan," mengakhiri keterangannya.

   Sementara Gunawan Siregar, ayah Siska dan Sutan Hariman Siregar ( paman Siska) kurang lebih 1 jam dicecar dengan pertanyaan dan sindiran terbilang pedas dari hakim ketua.

   Selain ke Siska ditransper oleh si Rudi, ada juga ditransper ke saksi ( Gunawan Siregar ), "tanya hakim." Apa Bapak tidak  tanya tujuannya mentransper ke bapak, kalau tujuannya untuk Siska, "tanya hakim kembali. Gunawan kemudian menerangkan "tidak sempat menanyakan hal itu, karena fokus saya pada bisnis saya di Pasaman," terang Gunawan pada majelis hakim.

   Lanjut hakim Dona, "(Transfer) dari Amerika pun jaman sekarang bisa. Ngapain harus lewat saudara? hanya itu alasan saudara saksi. Apa Nggak mikir-mikir, saksi tahu temannya anak saksi itu anggota DPR. Kami kurang puas dengan keterangan Bapak dan masih ada yang ditutup-ditutupi, " cecar hakim ketua dengan nada kesal.

   "Beberapa kali di tahun 2017 dia (Rudi Hartono) datang ke rumah Bapak di Jalan Beringin Helvetia. Masa Bapak nggak curiga korban itu berstatus suaminya orang atau tidak. Jadi mau terima uangnya saja, lalu Bapak transfer ke anak Bapak. Apa semua uangnya Bapak transfer kan, " ungkap Dona.  Kalau anak Saya seperti itu, Saya botakin itu rambutnya," ucap Mery Donna sambil menatap saksi Gunawan.

   Kalau kita baca dakwaan JPU, "uang yang ditransfer Rudi Hartono ke rekening Mandiri Rp 1 miliyar lebih dan di BCA 775 juta alias Rp 2 miliyar lebih. Lain lagi ke bapak Rp300 juta, kepada terdakwa Halim Rp600 juta. Seharusnya bapak duduk di sana. Sama-sama dengan mereka yang telah makani uang si Rudi itu," sindir Mery Donna sembari menunjuk ke arah monitor yang menampilkan terdakwa Halim Wijaya secara daring dari RTP Polda Sumut.

   Namun ketika ditanya majelis hakim pendapatnya," apakah dalam perkara ini terdakwa Halim Wijaya tidak bersalah karena atas perintah anaknya (Siska) agar bersedia menerima uang dari saksi Rudi Hartono. Kemudian mengambil uang secara tunai mata uang Dolar AS maupun Singapura, " tanya hakim. Menurut Gunawan karena uang dolar U$ dan Singapura itu ditukarkan ke money changer dalam bentuk rupiah dan dikembalikan kepada korban, " terang Gunawan.

   Fakta mencengangkan lainnya terungkap persidangan ketika mendengarkan keterangan saksi Sutan Hariman Siregar. Dia mengenal terdakwa Halim Wijaya sejak 2015 berstatus sebagai rekanan pelaksana di PT Sigma, perusahaan jasa kontraktor di PT Inalum. (Apri)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *