HEADLINE NEWS

Kategori

Berbelit-belit Beri Keterangan, Terdakwa Pecatan Polri, Akui 3 Kali Ngantar Sabu ke RTP Polrestabes Medan

JPU saat mencecar terdakwa dengan pertanyaan.


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Rabu, 13/01/2021.

   Setelah mendengarkan keterangan kedua saksi dari Sat Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Medan, Ade Saputra Ginting didengarkan keterangannya sebagai terdakwa kepemilikan narkotika golongan I jenis sabu, Rabu (13/1/2021) secara daring di ruang Cakra 4 PN Medan. 

   "Coba tanyakan Bu Jaksa. Apa disebutkan terdakwa sudah beberapa kali mengantarkan sabu ke Boy Zulkarnaen, tahanan di Ruang Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan. Sudah dikonfrontir penyidik ke si Boy Zulkarnaen (berkas terpisah, red) diakui terdakwa ," kata Denny Lumbantobing.

   Terlihat lewat video call WhatsApp (WA) tampak terdakwa berusaha berkelit. "Sudah berapa kali? sudah berapa kali?" cecar JPU. Kemudian dijawab terdakwa, "sudah 3 kali bu jaksa, disuruh mengantarkan sabu kepada Boy Zulkarnaen," terangnya dengan nada nyaris tak terdengar.

  Beberapa kali majelis hakim diketuai Denny Lumbantobing meminta agar terdakwa mengakui, namun selalu berkelit. Sehingga JPU dari Kejati Sumut Yuliyati Ningsih membacakan BAP terdakwa seputar keterlibatannya. Akhirnya terdakwa mengakuinya, dengan suara pelan.

   Sebelumnya terdakwa sempat berkelit seolah tidak tahu menahu tentang apa isi plastik kecil yang dimasukkan ke dalam bungkusan nasi tahanan atas nama Boy Zulkarnaen. Seolah dirinya hanya sebatas mengantarkan nasi bungkus. 

   Terdakwa juga membantah ada menerima upah atas 'jasanya' mengantarkan makanan nasi bungkus kepada tahanan 'istimewa' tersebut.

   Fakta terungkap lainnya, terdakwa warga Jalan Medan Binjai KM 15 Diski, Desa Sei Semayang, Kabupaten Deliserdang itu mengaku pernah dihukum juga dalam perkara penyalahgunaan narkotika dan telah dipecat dari institusi Polri.

   Menjawab pertanyaan pamungkas JPU, terdakwa kemudian mengaku bersalah. "Saya merasa bersalah," katanya datar.

   Denny Lumbantobing menunda persidangan pekan depan dengan agenda pembacaan materi tuntutan JPU. 

   Sementara sebelumnya, dua saksi dari Sat Propam Polrestabes Medan yakni Redi Yudha dan saksi Victory Sinulingga menerangkan, Kamis (11/6/2020) mereka melakukan pengembangan atas laporan petugas piket RTP Polrestabes Medan.

   Dua hari sebelumnya terdakwa tertangkap tangan memasukkan 2 paket sabu seberat 9,42 gram ke nasi bungkus tahanan atas nama Boy Zulkarnaen.

   Kedua saksi beserta tim lainnya melakukan penggeledahan di rumah terdakwa. Mereka kemudian mengamankan 1  bong dari botol kemasan, 2 pipa kaca berisikan sisa shabu berat kotor sekitar 2,32 gram, 1 plastik klip kosong, 1 kotak rokok sampoerna dan 3 mancis sebagai barang bukti (BB).

   Terdakwa Ade Saputra Ginting dijerat pidana pertama, Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kedua, Pasal 127 ayat (1) huruf a Narkotika. (Apri)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *