HEADLINE NEWS

Kategori

Yayasan HUBASIBE Memiliki Harapan Kepada Pemimpin Baru Kota Medan Untuk Terbitkan Perda Lindungi Mangrove.



MEDAN  |  kabar24jam.com 

Jumat, 11/12/2020.

   Sama di ketahui bahwa  seiiring  kemajuan jaman  tak  sedikit persoalan  serta masalah  mucul di tengah tengah masayarakat di belahan dunia mana pun. bahkan  kejadian peristiwa Alam yang belakangan  ini terjadi  tak sedikit  masayarakat hanya bisa pasrah oleh ketentuan Tuhan. 

   Sebut saja kota Medan yang baru baru ini  di timpa musibah banjir  Besar sehingga dalam pantauan media kami lebih dari 6 korban jiwa  akibat musibah ini , jelas  bahwa  ini bagian Pekerjaan Rumah yang tak mudah  bagi pemimpin Kota Medan kedepan. Banjir yang menjadi langganan  untuk kota ini harusnya bisa  di sikapi  secara serius untuk pemimpin kota Medan mendatang. 

   Dalam sebuah kesempatan kami mengunjungi  salah satu  Ekowisata yang terdapat di kota medan  yakni Ekowisata Mangrove Sicang  yang berada di Kecamatan Medan Belawan. disana kami menjumpai salah seorang pengelolah  di tempat tersebut  seorang Aktivis muda yang memiliki  mimpi bahwa Kota Medan Bebas banjir kedepan nya. 

  FR. Nasution yang akrab selaku Ketua Yayasan Hutan Bakau Sicanag Belawan  atau di singkat HUBASIBE Pemerhati  populasi hutan magrove di sicanag  mengatakan  bahwa  sejatinya Alam di ciptakan Tuhan  lengkap  dengan Fungsi  sesuai kebutuhan nya. tak ada  alsan kita  berpangku tangan dan pasrah dengan keadaan semua pasti ada solusi nya bang. 

   FR. Nasution selaku  Ketua HUBASIBE juga menjelaskan  bahwa  jika kita belajar  degan bebrapa Kota bahkan Negara yang berkembang maka kita bisa melihat bahwa Kota maupun Negara yang berkembang tersebut  akhirnya berfahamkan  kepada Bahwa manusia dan Teknologi yang berkembang  harus Kembali Ke Alam,  tak sedikit LSM maupun Aktifis lingkungan dari Luar negri melakukan  Observasi  terhadap tempat ini dan mereka berdecak kagum dengan keindahan serta keistimewaan  Alam Mangrove sicanang. 

   Menurut FR. Nasution Mangrove sicanang adalah satu satunya  hutan mangrove yang masih tersisa hari ini di Kota Medan . ini butuh perhatian khusus bagi pemerintah kota Medan guna  keberlangsungan Ekosistem Alam dikota Medan. jika wilayah ini punah maka saya bisa pastikan  Kota Medan akan tengelam dengan Abrasi Laut belawan  nantinya. Mangrove sicanang adalah  tumbuhan yang sangat berjasa untuk masayarakat kota Medan  sebab mangrove adalah tumbuhan yang mampu menjadi filterisasi Alam yang paling baik untuk kita. 

   Bayangkan Pabrik maupun perusahan yang ada di wilayah Medan utara  yang kian hari kian bertambah  , tak sedikit limbah atau pun polusi yang di keluarkan  setiap menit, jam, dan hari  yang hal ini berlangsung bertahun tahun. polusi udara dan pencemaran lingkungan tak dapat di hindari untuk suatu perkembangan kota  dan bahkan Negara saat ini magrove sicanag  adalah Prisai Alam yang bisa mengahalau keresahan tersebut  untuk itu  Pemerintah harus  mampu mencari formulasi bijak dalam menyikapi hal ini pembangunan tetap berjalan  kelestarian mangrove tidak hilang. 

   Diakhir jumpa pers kami oleh Lelaki berdarah Mandailing ini beliau berpesan  kepada Calon Walikota Medan nantinya  bahwa Kota Medan Masih punya mangrove sucang sebagai benteng  Alam yang harus di perhatikan agar kelestarian dan manfaat mangrove tetap dapat kita rasakan  sebagai garda terdepan NKRI sebagai penahan dan menetralisir kemungkinan kemungkinan buruk  yang terjadi seprti polusi banjir dan lain sebagai nya. Berharap pemerintah terbitkan Perda untuk menjaga mangrove tetap lestari dari perambah kayu mangrove  kedepan tandas  FR. Nasution pada siaran pers nya. ( Wil )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *