HEADLINE NEWS

Kategori

Tuntutan Terdakwa Ayong 'Ngambang' Sudah Sebulan Belum Dibacakan



MEDAN  |  kabar24jam.com 

Rabu, 09/12/2020.

   Hampir sebulan lamanya semenjak pemeriksaan terhadap Ayong terdakwa pelaku penculikan terhadap Ationg pada Selasa (10/11/20) hingga Selasa (08/12/20) belum juga dibacakan tuntutannya oleh Penuntut Umum Tiorida.

   Bahkan saat dikonfirmasikan kepada Penuntut Umum Kejatisu, Tiorida melalui pesan Whatsappnya tidak menjawab konfirmasi kenapa tuntutan masih ' Ngambang' belum juga dibacakan.

   Tak hanya di Whatsapp, namum saat dikonfirmasikan melalui telephon selulernya juga tak mengangkat panggilan telephon.

   Pada persidangan sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Jarihat Simarmata dan Hakim Anggota Tengku Oyong menyentil Ayong dalam persidangan yang berlangsung di Cakra 3 Pengadilan Negeri Medan, Selasa (10/11/20), kemarin.

   Hal ini terungkap ketika seorang Hakim Anggota, Tengku Oyong menyentil sikap Ayong yang berkelik menyatakan bahwa Ationg yang meminta terdakwa diantar ke Tanjungbalai untuk melunasi pembayaran hutang.

   Padahal sangat jelas yang mengatur dan membawa Ationg pergi ke Tanjungbalai adalah Ayong. Dan selain itu Ayong tidak sendirian karena ada dua temannya Edo dan Robi.

   "Alasan kamu tidak bisa diterima secara logika, mana mungkin kamu minta perlindungan secara nyatanya kamu bertiga sedangkan Ationg cuma satu orang,"tegur Oyong.

   Saat Penuntut Umum Nelson menanyakan kan kamu sudah melaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan pada 3 Januari 2020, lalu pada 7 Januari kamu membawanya dari Selecta dengan alasan si Ationg mau menyelesaikan di Tanjung Balai.

   Pertanyaannya dari alur keterangan mu, setelah dari selecta kan dibawa ke Bilal dan selanjutnya menuju Tanjungbalai, mengambil rute dari mana?, Ayong menyatakan dari Bandar Selamat, lalu apakah kamu melewati Polsek Percut Sei Tuan, lagi terdakwa Ayong menjawab iya.

   Lanjut JPU, " kenapa tidak kamu bawa Ationg ke Polsek itu ( Percut Sei tuan) malah kamu lewati. Kan kamu sudah membuat laporan ke Polsek tersebut, Tandas Nelson pada terdakwa Ayong. Alasan Ayong menyatakan kenapa dirinya membawa Ationg ke Polsek Tanjungbalai Selatan bukan ke Polsek Percut Sei Tuan, Ayong mengaku takut ditipu lagi sebab Ationg suka ingkar janji.

   Mendengar itu, Ketua Majelis Hakim Jarihat maupun Hakim Anggota, Tengku Oyong, kamu kan sudah melaporkan dia ke Polsek Percut sei tuan ya sudah tunggu saja prosesnya.

   "Jelas perbuatan mu telah merampas kemerdekaan seseorang, bisa saja dengan jumlah yang lebih korban merasa takut dan mengikut saja apa yang kamu bilang, "ujar Jarihat.

   Selain itu Tengku Oyong, mengingatkan terdakwa bahwa apa yang dilakukannya terhadap Ationg itu membuat ketakutan korban. Terlebih membuat diri Ationg merasa tidak nyaman sehingga tidak bisa dibenarkan.

   "Meski Ayong tetap berkelik, bahwa Ationg tidak diperlakukan kasar hanya diantarkan ke rumah mertuanya. Namun perbuatannya tersebut tidak bisa dibenarkan,"ucap Oyong.

   Usai mendengarkan keterangan terdakwa, maka majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan. (apri)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *