HEADLINE NEWS

Kategori

Korupsi Bundes Rp.500,9 Juta di Palas, Duet Siregar Diadili

            Kedua Terdakwa Baharuddin Siregar
                             Dan Fikri Siregar 


MEDAN  |  kabar24jam.com 

Senin, 14/12/2020.

   Burhanuddin Siregar Ketua Pelaksana ( Maneger Bundes) dan Fikri Siregar (Pengawas Bundes) didakwa oleh  Tim Jaksa Penuntut Umum ( JPU)  Jepri( Kasipidsus Padang Lawas ( Palas), melakukan penyalahgunaan dana Bundes senilai Rp. 500,9 juta tahun 2017 yang digelar persidangannya diruang sidang cakra8 Pengadilan Negeri ( PN) Medan, Senin(14/12/3020).

    Dalam persidangan tersebut Tim JPU yang di komandoi Kasipidsu Palas menghadirkan 4 saksi diantaranya, Rajab Siregar ( Kades Parsaouran) M SAR Siregar ( BPD) Ibrhaim Siregar, Tondy Hasan Lubis selaku pendamping dari Provinsi.

   Menurut keterangan Rajab Siregar selaku Kepala Desa Parsaouran Padang Lawas menerangkan, pihaknya dari desa tersebut mengusulkan akan membuat kegiatan seperti, MDA, Kelapa Sawit dan pengadaan Sapi. Kemudian usulan desa tersebut disetujui dengan mengucurkan dana senilai Rp. 500,9 juta untuk tiga kegiatan itu. 

   Selanjutnya dikatakan Rajab, lalu dilakukan Musrembang yang dihadiri Kades, terdakwa Fikri Siregar, M. SAR Siregar, Ibrahim Siregar, Tondy Hasan Lubis serta beberapa masyarakat desa. Setelah dilakukan Musrembang didapat hasilnya Terbentuk Bundes Latama. Lalu para peserta Musrembang memilih Terdakwa Baharuddin Siregar selaku Ketua Pelaksana kegiatan. Fikri Siregar selaku Ketua Pengawas.

   Lanjut Rajab, "setelah terpilih Baharuddin Siregar merubah usul ketiga kegiatan tersebut menjadi satu kegiatan yakni Penyediaan Ayam Petelur. Dengan alasan cepat terealisasi kegiatan tersebut. Lalu Baharuddin menunjuk konsultan Aminulah selaku Konsultan penyedia kegiatan antara lain pakan ayam, kandang dan lokasi lahan dengan membayar jasanya Rp. 30 juta, "jelas Kades Parsaouran kepada majelis hakim.

   Kemudian setelah disepakati pengadaan ayam petelur, Kades selaku Pengguna Anggaran Desa mentransfer dana kegiatan sebesar Rp. 250 juta dengan dua tahap, Rp. 50 juta dan Rp.200 juta.

   " Kalau lahan tempat kandang ayam menyewa lahan Baharuddin senilai Rp.8 juta, ucap Rajab.

   " Namun setelah ditransper kerekening Bundes tidak juga terlaksana kegiatan bahkan mendapat surat teguran dari Kecamatan. Selaku kades menceritakan prihal tersebut pada Camat. Ketika ditanya hakim anggota dua Yusra ( hakim Adhoc) " apakah saudara tidak menanyakan kenapa tidak dilaksanakan kegiatan itu, tanya Yusra pada saksi Rajab (Kades). Spontan Saksi Rajab menjawab gak ada saya tanyakan kepada terdakwa Baharuddin pak hakim, jelasnya.

   "Kenapa tidak saudara Kades tanyakan, tanya hakim Adhoc itu lagi kepada saksi Rajab. Terlihat Kades tersebut gugup dan terdiam sambil melihat saksi Ibrahim mengharap jawaban dari saksi itu. Mendengar saksi Ibrhaim Siregar mengucapkan kata- kata kepada saksi Rajab, Hakim Ketua Immanuel Tarigan menegur keras Ibrahim. " Saudara pikir ini di kedai kopi seenak kamu berbicara sebelum ditanya, ini persidangan menentukan nasib orang dipersidangan ini, tegas Immanuel pada saksi Ibrahim. " Seandainya para saksi tahu tentang perbuatan 2 terdakwa ini, kalian akan saya nyatakan memberikan keterangan palsu. Karena kalian para saksi telah di sumpah dan ada ancaman pidananya, "papar Immanuel. Selanjutnya saksi Rajab Siregar tertunduk dan mengatakan "saya benar tidak tahu pak hakim".

   Lanjut hakim Ketua Immanuel, inikan kegiatan tidak terlaksana, apakah dana Bundes itu sudah ditarik dari rekening Bundes. Dakatakan Rajab lagi " sudah dialihkan ke pembuatan jalan pak hakim termasuk sisa anggaran Rp. 250,9 juta yang menarik Burhanuddin tahun 2018, ungkap Kades Parsaouran itu. 

   Lanjut Kades selaku  penasehat dalam kegiatan Bundes, pengurus Bundes sampai sekarang tidak ada membuat Laporan Pertanggung  Jawaban ( LPJ).

   Aminulah selaku jasa konsultan sudah dilakukan pembayaran jasanya sebesar Rp 30 juta dan utk panjar ayam petelur ditransper sebesar Rp.20 juta.

   Sementara saksi- saksi yang lain terlihat banyak lupa gak ingat hingga akhirnya sidang ditunda sampai Senin depan untuk pemeriksaan saksi lainnya.( Apri).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *