HEADLINE NEWS

Kategori

Arist Merdeka Sirait, Menetapkan Laras Sebagai DUTA Anak Anti Kekerasan Sumatera Utara.



MEDAN  |  kabar24jam.com 

Senin, 02/11/2020. 

    Arist Merdeka Sirait SH, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang didampingi Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut Muniruddin Ritonga, SH. MH. Mengunjungi rumah Laras yang diduga dibakar oleh ibu asuhnya. Laras Tarigan usia 8 tahun yang duduk dibangku siswi kelas 1 SD di Jalan Petintis Kemerdekaan, Gg. Keluarga III, Dusun IX Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kab. Deli Serdang. 01/11/2020.

   Turut hadir Ketua Perserikatan Bangso Batak Sedunia (PBBD), Taulim P Matondang. BA, Ketua Sumut Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI), Ubat Riadi Pasaribu SH. MH. Dongan Nauli Siagian SH Koordinator TAMPAR dan beserta elemen - elemen peduli Laras.

   Sesuai hasil bincang - bincang dengan Laras dan ibunya, Arist mengutuk keras yang diduga oleh ibu asuhnya, yang membakar anak asuhnya dengan tangan terikat, ini terlalu sadis dan keji, ujarnya.

   Arist mengatakan, kami yang hadir dari berbagai latar belakang profesi, Lembaga Organisasi/Komunitas dan Masyarakat menyatakan untuk melebur dalam suatu, wadah membuat team khusus yaitu, yang bernama, Team Advokasi Peduli Laras ( TAMPAR ), 

   " TAMPAR  lahir sebagai wadah advokasi perjuangan untuk Luka Laras ", serta TEAM ADVOKASI PEDULI LARAS (TAMPAR). Dibentuk untuk bergerak memperjuangkan hak - hak hukum bagi Laras serta memberikan TAMPAR-an berupa gerakan intelektual kepada mereka yang mencoba untuk mempermainkan hukum.

   TAMPAR mengajak dan meminta kepada semua pihak baik Pemerinrah, Lembaga Swasta maupun Masyarakat untuk sama - sama memberikan perhatian khusus untuk membantu pemulihan luka bakar pada tubuh laras", Ucap Ketua Umum KPAI.

   
 Arist menambahkan, Raskita Boru Tarigan atau Laras sebagai DUTA anak anti kekerasan Sumatera Utara.

   Ketua LPA Sumut Muniruddin Ritonga SH, MH, mengatakan, terimakasih kepada teman - teman, saya berbangga hati atas kepedulian terhadap Laras, dan saya cukup sedih minimnya perhatian pemerintah kabupaten Deli serdang atapun pemerintah sumatera Utara terhadap Laras, kita mendorong agar kasus laras ini di proses, untuk itu saya mohon kepada team advokasi peduli laras agar dapat menggungkap dalam hal ini dan segera berkordinasi kepada Polres Binjai dan kalaupun tidak ada respon yang baik supaya kita proses ke Polda Sumatera Utara, kalo pun juga tidak ada respon yang baik dari polres binjai dan Polda sumatera utara, saya berharap supaya Ketum KPAI Arist Merdeka Sirait SH akan melaporkan ke Kapolri supaya ini tidak terulang kembali hal - hal seperti ini agar proses hukumnya bisa berjalan dengan baik  agar laras mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.

   Dongan Nauli Siagian SH selaku koordinator Tampar, juga mengatakan, Terimakasih kepada Ketua Umum KPAI, Ketua LPA Sumut, Ketua IPHI, Ketua Umum PBBD dan Rekan - rekan yang mensupport  kegiatan ini, yang pertama langkah dari team Advokasi Peduli Laras, akan mengkonfirmasi ke penyidik Polres Binjai secepatnya agar kami tau kendala - kendala dari penyidik, TAMPAR fokus juga pada donasi peduli laras kami juga menghimbau, meminta para donator meringgankan kesembuhan pemulihan laras yang nantinya posko TAMPAR ini di kantor LPA Sumut, kita akan buka donasi langsung ke Ibunya Laras dan nantinya kita buat laporan tiap bulannya, biar tidak ada isu miring dan kita akan laporkan kepublik, saya minta doa dan masukan dari Ketum KPAI, LPA Sumut, Ketua PBBD, Ketua IPHI, Rekan - rekan dan Masyarakat agar laras bisa kembali sembuh walaupun tidak bisa sempurna agar tidak terkucilkan dalam ke hidupan sehari - harinya, tutup Dongan. ( Red )


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *