HEADLINE NEWS

Kategori

Sebanyak 55 Orang Terjaring Operasi Yustisi Gabungan Polres Belawan Dalam Rangka Percepatan Penanganan C



MEDAN  |  kabar24jam.com
Senin, 14/09/2020.

   Bertempat di Jln Pelabuhan Raya / depan PT. Pelindo I Belawan telah dilaksanakan kegiatan Operasi Yustisi / Razia Penggunaan Masker dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 oleh Polres Pelabuhan Belawan bersama TNI -AD / Babinsa dan Sat. PP Kota Medan, sebelum pelaks kegiatan, dilakukan Apel di Mapolres Pel. Belawan yg dipimpin oleh Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan  Kompol Mustafa Nst,SH,Senin (14/09/2020) sekira pukul 11.00 WIB s/d 11.45 WIB.

   Giat Ops tersebut dilaksanakan berdasarkan PERGUB No. 77 tahun 2020 dan PERWAL No. 27 tahun 2020  tentang peningkatan disiplin masyarakat dan penegakan hukum protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Provinsi Sumatera Utara.

    Tujuan dilakukannya Operasi Yustisi / Razia penggunaan masker agar masyarakat dapat disiplin dan mengikuti protokol kesehatan serta sadar akan bahaya Covid-19 dan terhindar dari Covid-19 sekaligus mencegah penyebaran/memutus mata rantai di masyarakat.

   Kegiatan Ops Justisi dihadiri oleh Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Mustafa, Nst, SH,Kapolsekta Belawan Kompol DJ. Naibaho,Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP. P. Gultom. SH,Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan AKP. Gunawan,Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Belawan AKP. Haris, SH,
Kasie Propam Polres Pelabuhan Belawan Ipda Burhanuddin,Wadanyon Sat. PP Kota Medan Albert Samosir,Anggota Polres dan Polsek yang tersprint sebanyak 40 Personil,TNI AD / Babinsa : 5 Pers,Sat. PP Kota Medan : 15 Pers

   Pelaksanaan kegiatan melakukan Razia kepada masyarakat pengendara kenderaan bermotor dan  masyarakat pejalan kaki yang tidak menggunakan masker sekaligus memberikan Himbauan Pemerintah guna mencegah/memutus mata rantai penyebaran Covid19.

   Hasil dalam pelaksanaan Ops Yustisi terjaring masyarakat yang tidak menggunakan Masker sebanyak 55 Orang dimana 45 orang tanpa KTP dan 10 orang disita KTP, selanjutnya dilakukan pencatatan nama dan diberikan Sangsi / hukuman berupa tindakan Fisik berupa Pus Up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, selanjutnya masyarakat tersebut diberikan Masker.

   Untuk 10 orang yang KTP nya disita, dapat mengambilnya dikantor Satpol PP Kota Medan pada hari Kamis tanggal 17 September 2020.

   Apabila kedepannya bagi Pelanggar yang sudah tercatat namanya dan masih ditemukan tidak menggunakan Masker pada saat pelaksanaan Ops / Razia, akan dikenakan Sangsi Denda Administrasi sebesar Rp.100.000,- ( seratus ribu rupiah ). (Wil)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *