HEADLINE NEWS

Kategori

Mohon Keadilan, Kasihan 2 Anaknya Masih SD, Wanita Ini di Dakwa Pasal Sangat Berat, Kuasa Hukum Ajukan Keberatan.



DELISERDANG  |  kabar24jam.com

Jumat, 18/09/2020.

    Seorang wanita bernama Sariyanti alias Yanti (43) warga dusun XI Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, tidak habis pikir karena kasus yang dia alami hingga didudukkan di kursi pesakitan di pengadilan Negeri Lubuk Pakam dengan dakwaan pasal sangat berat.

    Iya didakwa oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam sebagai pengedar dan bandar sabu-sabu melanggar pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 Tahun Penjara.

    Surat dakwaan dibacakan oleh salah satu Tim jaksa Penuntut Umum yang di pimpin oleh Daniel Oktavianus Sinaga,SH di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam ruang sidang I, sekitar pukul 15.45 WIB.

   Ketua Majelis Hakim yang menyidangkan perkara dengan Nomor perkara : 2019/Pid.Sus/2020/PN Lbp sempat menscors persidangan sejak dibuka pukul 15.05 WIB (17/09/2020) karena Legalisir Surat Kuasa dari Kuasa Hukum terdakwa yang sudah distempel Pengadilan Negeri Lubuk Pakam tanpa tanda tangan pejabat berwenang saat pemeriksaan identitas oleh Ketua Majelis Hakim.

   Sidang kembali dilanjutkan setelah legalisir Surat Kuasa Penasehat Hukum telah ditandatangani pejabat berwenang pada Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

    Dalam dakwaan yang di bacakan jaksa penuntut umum, barang bukti yang disita berupa  1 buah plastik asoy warna hijau berisi 1 set alat hisap sabu yang terbuat dari pipet plastik terhubung sebuah pipet kaca terdapat bercak sabu dan 2 buah mancis terpasang jarum suntik.

   Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa, disebut berdasarkan hasil Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. LAB : 5366/NNF/2020 tanggal 30 April 2020 yang dibuat dan ditanda tangani dengan mengingat sumpah jabatan oleh Debora M. Hutagaol, S.Si., Apt., dan Supiyani, S.Si., M.Si yang masing masing sebagai pemeriksa pada Puslabfor Narkotika Cabang Medan menyatakan bahwa barang bukti yang diterima berupa 1 (satu) buah pipa kaca kecil Positif mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam golongan I nomor urut 61 Lampiran I UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

   Namun tidak disebutkan seberapa berat barang bukti yang di uji, sehingga 2 orang Tim Penasehat hukum Sariyanti alias Yanti dari Kantor Hukum 'M.Ardiansyah Hasibuan.,SH.,MH dan Rekan' yang menjadi Pembela dalam persidangan tersebut menyatakan kepada wartawan usai persidangan akan mengajukan keberatan pada persidangan selanjutnya yang akan digelar pada 24 September 2020.


TERDAKWA SARIYANTI ALIAS YANTI MINTA PROSES PERADILAN DILAKUKAN DENGAN JUJUR.

   Diwawancarai usai persidangan, terdakwa atas nama Sariyanti alias Yanti meminta proses peradilan terhadap dirinya dipantau agar berjalan dengan jujur.

   Mengingat dirinya memiliki 2 orang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. kelas 5.

   "Saya mohon agar proses peradilan ini dipantau, kasihan anak saya dua orang masih duduk di bangku kelas 5 SD" ujar Yanti kepada wartawan.

    Di tempat terpisah, anak sulung Sarianti alias Yanti, bernama Bambang (24) menyebut akan menyurati Komisi yudisial Republik Indonesia agar memantau proses peradilan terhadap ibunya di pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

   Bambang menyebut proses peradilan terhadap ibunya harus benar-benar dilaksanakan dengan kejujuran dan keadilan.

KRONOLOGI KASUS :

   SARIYANTI alias Yanti  pada hari Jumat tanggal 17 April 2020 sekitar pukul 15.30 WIB bertempat di Jalan Harapan Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ditangkap oleh BTJ Manalu bersama Ronal Emel Sihombing dan Didi Sutadi ketiganya masing-masing adalah petugas polisi dari Satresnarkoba Polresta Deli Serdang. 

   Yanti diduga sebagai  penyalahguna narkotika jenis shabu yang dilakukan oleh seorang laki-laki bernama Rasulum  (ditetapkan DPO).

   Menurut informasi yang dihimpun, Penangkapan terhadap diri Yanti tanpa didampingi Kepala Lingkungan setempat dan tanpa Polisi Wanita (POLWAN).

   Dari penangkapan itu, barang bukti berupa 1 (satu) buah plastik asoy yang di dalamnya terdapat 1 (satu) set alat hisap shabu yang terbuat dari sebuah botol kaca terpasang 2 (dua) buah pipet plastic terhubung sebuah pipa kaca terdapat bercak shabu dan 2 (dua) buah mancis gas terpasang jarum suntik diamankan dan dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk diproses hukum lebih lanjut.

   Berdasarkan dakwaan jaksa,  Ada 2 orang yang menjadi DAFTAR PENCARIAN ORANG (DPO) dalam kasus itu yakni Rasulum (DPO) dan Togat (DPO) dimana mereka disebut datang ke rumah Terdakwa untuk membahas masalah kelompok tani dan disebut juga membawa narkotika jenis shabu beserta alat hisapnya. (BERTHON SIREGAR)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *