HEADLINE NEWS

Kategori

Mobil Ditarik Debtcollector Nasabah ACC Lapor Polisi

Medan | Kabar 24Jam.Com-
Keributan nyaris pecah antara sejumlah debtcollector dan pemilik mobil yang diduga nunggak cicilan. Kejadian itu terjadi, Rabu (05/08/2020) di Jalan SM Raja tak jauh dari Jalan Garu 6, Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas.

Berdasarkan pantauan dan infomasi didapat awak media ini, sejumlah debtcollector datang menghampiri mobil Daisatsu Xenia warna hitam BK 1160 WL, yang lagi melaju di Jalan SM Raja diminta berhenti.

Pemilik mobil langsung berhenti, 
menepi ke jalur kiri dan beberapa orang debtcollector masing masing turun dari mobil yang di tumpanginya

Selanjutnya, setelah
memberi penjelasan para debtcollector meminta agar pemilik mobil menyerahkan
mobil tersebut dengan sukarela.

Namun pemilik mobil tidak bersedia, dengan alasan telah membayar sebagian cicilan yang tertunggak hampir 4 bulan. Karna pemilik mobil tidak bersedia, para debtcollector sempat mau merampas kunci mobil, setelah itu langsung terjadi cekcok, 
 
Karena tidak terima mobilnya akan ditarik secara paksa dan kunci kontak akan dirampas, maka tak lama, kemudian beberapa orang teman pemilik mobil pergi ke kantor polisi minta perlindungan hukum

Sedangkan dari pantau berikutnya, diketahui keributan tak terjadi.Tapi suasana dilokasi semakin parah karena satu unit mobil truk derek yang dipanggil oleh debtcollector
telah datang dan siap untuk membawa mobil Xenia yang diduga ada masalah tunggalan kridit di  Astra Cridit Companies (ACC) tersebut.

Hanya saja setelah anggota polisi dari Polsek Patumbak dengan menggunakan mobil patroli datang ke tempat kejadian perkara (TKP) upaya penarikan kandas, karna mobil yang diduga ada masalah cicilan tersebut akhir dibawa ke Mapolsek Patumbak untuk di mediasi, yang mana sebelum mobil itu diamankan pihak kepolisan terlebih dahulu melakukan degosiasi dengan pihak  
debtcollector.

"Pemilik mobil telah datang melaporkan kejadian ini ke Polsek Patumbak, saya kemari atas perintah pimpinan, jadi mobil ini harus kami amankan, bapak-bapak selakan datang ke Mapolsek Patumbak,"ujar seorang personil polisi.

Sementara pantauan terakhir dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan mobil yang akan ditarik oleh debtcollector tersebut ke Polsek Patumbak, sedangkan pemilik mobil terlihat ikut bersama polisi. Tak lama berselang setelah mobil diamankan pihak debtcollector nyusul  dan saat kasus tarik mobil dijalan masih ditangani Polsek Patumbak

Dilokasi kejadian seorang 
pria mengaku dari pihak Astra Cridit Companies (ACC) bermarga Malau saat dikonfirmasi menjelaskan, kalau mobil yang akan ditarik telah pindah tangan dari pihak pertama ke pihak kedua.

"Pihak pertama bernama ngadino beralamat di Maligas Kabupaten Simalungun, dan telah dua kali kami datangi dan Ngadino mengatakan mobil sudah tidak sama dia (Ngadino) lagi, sudah di pindah tanggankan,"ujarnya

Selanjutnya  Ngadino ngasi nomor kontak yang memegang mobil ini, saat ketemu diminta agar cicilan (kriditnya) yang sudah berjalan selama 4 bulan dibayar, namun tak dibayar, bahkan satu bulanpun yang megang mobil ini tak bisa untuk membayarkannya.

"Jadi yang memegang mobil ini ketika kita jumpai, dia janji akan membayarnya dalam dua hari, tapi sampai saat ini dia tidak ada membayarnya. Bahkan 1 bulanpun dia tidak bisa membayarnya,"ujar Malau menambahkan

Dikatakan Malau, kalau dia tak sanggup membayarnya kridit mobil itu, diminta agar mobil yang ada ditangannya di kembalikan. "Kami akan memberinya uang Rp 20 Juta sampai Rp 25 juta, asalkan mobil tersebut dikembalikan ke ACC, tapi dia tidak mau,"sebutnya.

Sedang Arif pemilik mobil mengaku tinggal di Jalan Setia Budi Gang Abdi Medan mengakui kalai mobil miliknya memang benar ada tunggakan kridit selama hampir 4 bulan, 

Namun dirinya membantah kalau 
dirinya tidak ada niat untuk membayar cicilan kridit mobilnya yang setiap hari digunakan mencari penumpang Online (GoCar).

"Kemarin saya sudah datang kekantor ACC untuk membayar separoh kridit mobil sebesar Rp 2 juta, dan diterima oleh pihak ACC," sebut Arif.

Sedangkan maslah kekurangannya bilang Arif dia janji paling lambat 1 hari. Jadi heranya belum sampai 1 hari mobilnya di stop di jalan mau ditarik bahkan pihak Debt Collector telah mendatangkan mobil truk deret untuk membawa mobil saya.

"Jelas saya tidak terima, makanya saya  minta perlindungan dan keamanan ke kantor polisi, yakni Polsek Patumbak,"pungkasnya (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *