HEADLINE NEWS

Kategori

Telantar, Pasutri Asal Palembang 5 Hari Menahan Lapar


Kabar 24Jam.com
Medan-Tomi Nandi Putra (27) dan Ernita (23) pasangan suami istri, harus berusaha untuk hidup. Pasalnya Warga Perabu Mulihi Wono Sari Palembang ini sudah 5 hari menahan lapar dan luntang lantung di kota Medan tak tau mau kemana 

Untuk sekadar mendapatkan tempat, tinggal, kini mereka tinggal di warung pak Iwan di Jalan Pertahanan depan Mapolsek Patumbak Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas.

Di tempat seadanya itu, mereka tidur diatas kursi terbuat dari papan dangan bantal seadanya. "Di situ juga sudah syukur," kata Tomi saat ditemui, Jumat (24/7) dini hari

Selain tak memiliki tempat tinggal, kata Tomi mereka juga gak punya uang, bahkan Tomi mengaku sebelum kemari (Warung Pak Iwan) mereka harus menahan lapar selama 5 hari tak makan.

"Kalau sudah lapar, harus ditahan 
perut ini,"ucapnya sembari menyebut kalau dia bertekat bersama istrinya harus pulang ke Palembang.

Sementara Ernita istri Tomi menimpali kalau mereka di Palembang pergi ke Medan meninggal satu orang anak masih kecil sama orang tuanya. Dan rencana mau dijeput kalau sudah kerja di Berastagi.

"Untung aja kami enggak bawa anak, kalau tidak apa jadinya," bilang Ernita dengan suara parau mata berkaca menahan tangis.

Ditanya tujuannya ke Medan Tomi cerita kalau ia bersama istrinya di suruh teman sekampungnya bernama Opi (35) ke Sumatera Utara yakni Berastagi Kabupaten Karo untuk bekerja.

"Opi itu teman saya di Palembang, dia nyuruh saya dan istri datang ke Berastagi mau di kasi kerjaan, tapi kerja apa saya belum tau, kata Opi datang aja dulu nanti baru dikasi tau apa kerjaannya,"ujar Tomi.

Berbekal uang seadaanya Sabtu (19/7/2020, Tomi dan Istri lalu berangkat dengan menumpang Bus Rafi jurusan Meda. Selanjutnya numpang angkot ke Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, berikutnya mereka naik Bus Sutra ke Berastagi.

"Waktu kami mau berangkat, saya masih sempat nelepon Opi dan Opi bilang kalau sudah sampai Berastagi turun di Togu dan dia nyuruh telepon lagi, biar dijeput, tapi selama 3 hari kami di Berastagi jangan di jeput, di hubungi hapenya (Opi) tak aktip-aktip,"sebut Tomi kesal.

Kembali di tanya apakah sudah makan, Tomi menyebut sudah, "Kami uda makan, tadi dikasih sama pak Iwan pemilik kantin ini,"jelas Tomi sembari pamitan masuk ke dalam warung lontong milik Pak Iwan kantin depan Mapolsek Patumbak (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *