HEADLINE NEWS

Kategori

Polsek Patumbak Tembak Mati 1 Orang Sindikat 2 Kg Narkoba Jaringan Internasional, 3 Diamankan.


Kabar 24 Jam.Com
Medan- Kepolisian Sektor Patumbak bekerja sama dengan Ditres Narkoba Polda Sumut menangkap 4 orang sindikat narkoba jaringan internasional dari dua lokasi terpisah. Satu di antaranya tewas ditembak petugas. Dan polisi menyita 2 kilogram sabu-sabu siap edar.

Kombes Pol Riko Sunarko, 
didamping Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza, bersama Kanit Reskrim Iptu Philip A Purba SH menyebutkan, tersangka narkoba yang tewas ditembak adalah Syafrizal Parangin angin 46 tahun warga Jalan Lintas Duri Medan Gang Sidodadi Kecamatan Bagan Besar Provinsi Riau

"Untuk ke 3 tersangka lain, yang berhasil kita amankan yakni Heri Irwansyah alias Bombom 40 tahun warga Dusun Bakti Karya, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Basri alias Aphen 43 tahun warga Komplek Villa Permata Indah, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki dan Taufik Hidayat 49 tahun warga Jalan Gajah Mada Gang Saudara, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Provinsi Riau, diboyong petugas ke Mapolsek Patumbak, guna proses lebih lanjut," jelas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko pada wartawan di Mapolsek Patumbak Kamis tanggal 2 Juli 2020 sore.

Dikatakannya, pengungkapan yang dilakukan petugas bermula dari laporan masyarakat yang menyebut akan adanya transaksi narkoba jenis sabu 

Mendapat informasi berharga tersebut selanjutnya tim gabungan Polsek Patumbak dan Ditres Narkoba Poldasu langsung melakukan penyelidikan 

“ Dari penyelidikan itu, tim gabungan  kembali mendapat informasi, kalau tersangka telah bergerak dari Medan menuju Batubara dengan mengenderai mobil,"sebut Kombes Pol Riko Sunarko

Berikutnya mengetahui hal itu,  tim gabungan langsung melakukan pengejaran. Akhirnya tepat di Jalan Medan-Kisaran persisnya di parkiran rumah makan 100 Indrapura tim berhasil mengamankan tersangka Rizal dan Bombom bersama barang bukti sabu dalam pelastik kecil.

Lebih lanjut Riko menyelaskan, setelah berhasil mengamankan kedua tersangka, tim gabungan langsung melakukan pengembangan, dari pengembangan itu tim kembali mengamankan tersangka Aphen serta Taufik di Perumahan Kasa Visela Jalan Bajak II H, Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas dengan barang bukti 2 kg sabu yang dikemas dalam teh hijau Cina.

"Setelah berhasil mengamankan keempat tersangka, kita kembali melakukan pengembangan. Namun tersangka Rizal minta turun ingin buang hajat (air besar), dan tersangka diberikan waktu , tapi tiba-tiba tersangka merusak borgol, lalu melakukan perlawanan dengan mencoba merampas senjata dan menyerang petugas. Sehingga petugas kita melakukan tindak tegas dengan menembak dibagian dada sebelah kiri dan tersangka meninggal saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Tersangka Rizal juga merupakan pengendali dari peredaran sabu tersebut," bilang Kapolrestabes Medan.

Masih kata Kapolrestabes Medan, jika dari pemeriksaan para tersangka mengaku jika barang haram tersebut berasal dari Malaysia dan hendak diedarkan dikawasan Labuhan Batu Utara (Labura). Adapun aksinya kali ini merupakan yang kedua dan diberi upah 5 juta dalam setiap 1 kg sabu.

Selain barang bukti sabu 2 kg, dari tersangka juga di amankan barang bukti 2 unit mobil masing-masing mobil Ford BG 1197 CF dan Toyota Kijang Innova BG 1295 CF yang digunakan tersangka. 

"Kasus ini masih kita kembangkan, sedangkan tiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1, Undang Undang  Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,"pungkasnya (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *