HEADLINE NEWS

Kategori

MKFMNI Medan : Gratiskan Tagihan Air 3 Bulan, Copot Semua Direktur Tirtanadi



Medan Kabar 24jam.com
Senin 06/07/2020
   Sudah memasuki bulan Juli, hampir 2 setengah bulan yang lalu PDAM Tirtanadi gembar-gembor untuk memberikan keringanan atas tagihan rekening air selama bulan Mei, Juni dan Juli dengan gratis.
    Namun hingga memasuki bulan Juli 2020, tanda-tanda realisasi terhadap pembebasan bea tagihan air tersebut tidak terlihat samasekali. Warga kota Medan yang segoyanya adalah konsumen layanan air bersih itu harus menahan kecewa dengan tetap membayar tagihan selama Mei dan Juni persis seperti biasanya.
    “Kami tidak ingin BUMD PDAM Tirtanadi hanya menjadi bancaan para pejabat di wilayah Pemprovsu dengan hanya melakukan pencitraan-pencitraan yang konyol. Buktikan komitmen Tirtanadi atas pelayanan air bersih kepada warga, realisasikan janji gratis 3 bulan tagihan, lalu pecat seluruh direktur di Tirtanadi,” demikian yang dilontarkan Tony Wardi, Amd. kepada kolomnusa.com Sabtu (4/7).
    Tony yang merupakan Bendahara Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Nusantara Indonesia (MKF MNI) Kota Medan tersebut menambahkan, bahwa manajemen di Tirtanadi semakin lama menjadi semakin bobrok. Hal ini tidak terlepas akibat dari direktur-direktur yang menjabat adalah bukan orang yang tepat di
bidangnya.

    “apa pertimbangan direktur-direktur ini diangkat, bukannya malah memperbaiki pelayanan dan peningkatan kualitas air bersih, melainkan dibuat seolah-olah alat untuk mendukung pencitraan pemprovsu. Pemilik Tirtanadi adalah warga masyarakat Sumut, artinya setiap warga Sumut punya saham atas PDAM Tirtanadi ini. Maka harus berpihak pada rakyat, bukan penguasanya,” demikian tegas Tony.
    BUMD ini, lanjut Tony, sangat banyak memakan biaya. Sesuai perda No 10/2009 PDAM Tirtanadi pada tahun 2016 telah menerima Rp. 327 miliar, penambahan modal penyertaan yang diambil dari kas APBD Sumut. Tahun 2019 cair lagi Rp. 73 miliar sehingga total yang diambil dari kas APBD Sumut itu mencapai Rp. 400 miliar.
   “Dari detil alur modal ini saja bisa dilihat saham masyarakat Sumut besar di PDAM ini. Jadi harusnya berpihak kepada masyarakat, jangan jadi antek-antek pencitraan pejabat,” kata Tony.
    Tony menegaskan, bahwa pihaknya akan terus menuntut profesionalitas kinerja PDAM Tirtanadi. Melalui kesempatan tersebut Tony menyebut 3 konsekuensi yang harus dipenuhi PDAM saat ini. Diantaranya :
1. Realisasikan Janji Penggratisan 3 bulan Tagihan,
2. Copot keempat direktur PDAM Tirtanadi yang menjabat,
3. Buktikan kualitas pelayanan penyediaan air bersih untuk warga.
   Sementara itu, kolomnusa.com yang coba mengonfirmasi PDAM Tirtanadi, terkesan enggan untuk berkomentar. Pejabat Humas yang ditemui tidak bersedia berkomentar, sementara itu petugas bagian umum PDAM yang berhadapan dengan wartawan kolomnusa.com hanya bisa tersenyum kecut, tanpa berani berkomentar apapun mengenai realisasi penggratisan tagihan air bersih Tirtanadi.( Red / Tim )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *