HEADLINE NEWS

Kategori

Mencuri HP, Pria Ini Babak Belur Dimassa Warga


Kabar 24Jam.com
Medan-Bobi Pratama mengalami luka akibat pukulan dan tendeangan di wajahnya, Kamis (23/7) Sore. Pria belum diketahui alamatnya itu diamuk massa lantaran dituduh mencuri handphone dari salah satu rumah warga, beberapa hari lalu

Akibat aksi main hakim sendiri itu, Bobi mengalami luka dan mengeluarkan darah segar dibagian wajah dekat bagian kuping, sebelah kanan.Hal itu terlihat halaman Mapolsek Patumbak saat Bobi diturunkan dari becak bermotor dengan tangan di ikat kebelakang

Suasana pun sempat heboh. Pasalnya Bobi (Pelaku) ketika diturunkan dari becak bermotor menangis dan menjerit-jerit menahan sakit.

Peristiwa itu saat ini ditangani Polsek Polsek Patumbak. Namun informasinya korban yang mengaku tinggal di Jalan SM Raja tak Jauh dari Titi sungai Amplas  membuka usaha tambal ban laporan tak bisa diterima.

Menurut korban dikarnakan barang (hape) yang dicuri pelaku terlalu murah tak mencapai harga Rp2,5 Juta.

Laporan kami belum bisa di proses, karna hape yang dicuri pelaku terlalu murah tak mencapai harga Rp2,5 Juta ini masih menghubungi keluarga pelaku agar bisa berdamai,"kata pria yang tak mau menyebutkan namanya saat di konfirmasi awak media ini Kamis (23/7) sore

Informasi dan data diproleh dari korban menyebutkan, peristiwa berawal ketika pelaku masuk kedalam rumah tanpa diketahui korban, sedangkan kondisi rumah dalami keadan terbuka.

Bobi pun langsung melihat hape, setelah berhasil mengambil hape 
spontan, pemuda itu lari keluar rumah.Tak lama kemudian saat korban melihat hapenya tak ada lagi ditempat,

Mengetahui hape telah berpindah tangan (hilang) korban lalu menyelikinya, dan akhirnya korban mengetahui siapa pelakunya dan korban pun mencari pelaku, hanya saja tak membuahkan hasil.

"Berhari hari kami mencari pelaku ini, tapi tadi baru berhasil kami tangkap dan langsung kami bawa kemari karna takut diamuk massa,"kata korban yang lagi-lagi tak mau menyebutkan namanya walaupun telah ditanya berung kali.

Kepada petugas, pelaku tak menyangkal bahwa dia telah mencuri hape milik korban, "Uda ngaku dia (pelaku),"ucap pria pekerja tambal ban sembari mengengkol betornya pergi menggalkan Mapolsek Patumbak.

Informasi terakhir, walaupun pelaku telah mengakui perbuatannya, namun polisi juga tidak menemukan barang bukti hape yang disebut telah dicuri, seperti dituduhkan kepada korban.

Sementara seorang warga yang kebetulan berada di Mapolsek Patumbak (Tamu) yang melihat pelaku diturunkan dari atas betor dengan wajah berdarah dan tangan diikat kebalakang menyangkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan warga.

"Apabila ada kejadian seperti ini, seharusnya warga menyerahkannya kepada pihak kepolisian dan bukan main hakim sendiri. Jika tidak terbukti orang yang kita sangkakan sebagai pelaku, kan perbuatan zalim itu namanya menganiaya, kalau keluarga saya yang dibuat gitu akan saya tuntut balik, kan menetukan orang yang tidak bersalah jika telah diadili di Pengadilan,"pungkasnya (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *