HEADLINE NEWS

Kategori

Pembagian bansos covid 19 didesa tualang tidak tepat sasaran


Kabar24Jam.Com
Kamis 11 Juni 2020
- Dairi
Penyerahan Bansos Covid-19 Provinsi Sumatera Utara sebanyak 244 kepada masyarakat Desa Tualang Kec. SiEmpat mampu hulu Kab. Dairi,  berlangsung aman,  tertib dan mematuhi protokol pencegahan Covid-19 dengan saling menjaga jarak.  Tampak acara penyerahan dihadiri Plt. kepala Desa,  BABINKANTIBNAS,  BABINSA dan tenaga kesehatan setempat.  Turut juga hadir sekretaris kecamatan memantau kegiatan tersebut.  Desa Tualang yg berada di Kecamatan SIEmpat Mampu Hulu ini mendapat kuota 244paket bantuan sembako provinsi Sumatera Utara. Namun sangat disayangkan dengan tidak adanya papan informasi yang berisikan daftar nama penerima bantuan Covid-19. Baik itu BST,  BLT,  dan Bansos Covid-19 Sumatera Utara.

Beberapa warga masyarakat mengeluhkan hal ini kepada awak media saat duduk bersama minum kopi disalah satu warung di desa tersebut,  warga merasa heran dan mengeluh dengan hasil yg sudah di data oleh aparat desa yang mana beberapa keluarga yang hidupnya mampu mendapat bantuan BLT sedangkan warga yg layak dan tidak mampu tidak mendapa BLT ADD tersebut seperti dicontohkan salah seorang warga Oppung Kesi seorang wanita tua yang sudah janda.

Warga yang telah mengenalkan dirinya kepada awak media namun menolak untuk disebutkan/dituliskan namanya ini,  menguraikan kalau Kepala Desa sebelumnya yang memimpin selama 3 periode ini,  sering berlaku sesukanya dalam memimpin Desa Tualang terlebih terhadap orang orang yang tidak sejalan dengannya.  Bahkan jajaran aparat desanya diangkat tidak melalui juknis yang sudah ditetapkan Pemerintah.  Namun mengangkat langsung anaknya T.S sebagai Sekretaris Desa,  J. S anak dari adik Kepala Desa sebagai K. EKBANG,  R.P keponakan Kepala Desa sebagai KESRA.  D.P istri dari orang kepercayaan Kepala Desa sebagai Bendahara.  Dengan keadaan Pemerintahan Desa yang mayoritas diisi oleh keluarga Kepala Desa,  diduga banyak penyelewengan yang terjadi di Desa Tualang selama ini.

Saat hal ini ditanyakan kepada Bungaran Situmorang selaku Plt. kepala Desa Tualang yang ditunjuk dari Kec.SiEmpat Mampu Hulu setelah Kepala Desa Tualang K.S meninggal dunia di bulan Januari.  Dan mulai aktif sebagai Plt sejak april 2020 mengatakan kalau pendataan diserahkan sepenuhnya kepada Kepala Dusun dan Tim relawan.  Dan hasil pendataan telah melalui musyawarah desa.  "saya masih baru di sini,  dan saya belum mengenal semua warga masyarakat Desa Tualang. Jadi pendataan dipercayakan sepenuhnya kepada Kepala Dusun dan Tim relawan yang telah mengenal warganya masing-masing.  Dan hasil pendataan tersebut telah divalidasi dalam musyawarah desa,  yang mana musyawarah desa juga dihadiri oleh pihak kecamatan. " sebutnya.  Saat ditanyakan mengenai warga yang mampu apakah bisa diganti namanya dengan warga yg layak menerima,  Bungaran Situmorang mengatakan "tidak bisa,  karena data itu telah ditetapkan,  dan apabila ada terjadi kesalahan nama dari warga yang layak dan tidak layak,  itu adalah kesalahan bersama karena hasil pendataan telah melalui musyawarah desa".

Mengapa Desa Tualang tidak terbuka kepada masyarakat dengan menempelkan daftar nama penerima bantuan Covid-19? Saat hal ini ditanyakan kepada Plt.  Kepala Desa Bungaran Situmorang,  "ada...  , tiap kita membagi bantuan daftar namanya ada ditempel.  Namun dibuka lagi karena takut diambil orang".ujarnya.  Namun pada saat pembagian sembako provinsi tidak terlihat ada daftar nama penerima bantuan covid-19 ditempel di kantor Kepala Desa ataupun di Balai Desa.

Sangat disayangkan ketidak terbukaan aparat desa Tualang kepada masyarakat.  Diharapkan hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintahan Kecamatan SiEmpat Mampu Hulu dan Kabupaten Dairi.(Indra K24)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *