HEADLINE NEWS

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia(FSPMI)Adakan Aksi Tuntut Hak Normatip PT.Jui Shin Indonesia.

Kabar24jam.com.Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAI-FSPMI) PT.Jui Shin Indonesia menggelar aksi mogok kerja damai di halaman depan Office utama PT. Jui Shin Indonesia pada hari Senin (11/5/2020) sekitar pukul 08:00 wib, hal ini dilakukan oleh seluruh karyawan yang tergabung di (FSPMI) karena pihak perusahaan tidak memenuhi kesepakatan dalam perundingan Bipartit dengan manejemen PT.Jui Shin yang membahas tentang penerapan peraturan tidak sesuai dengan perjanjian kerja bersama (PKB).

Merasa diperlakukan tidak sesuai maka seluruh pekerja secara beramai-ramai melakukan aksi dengan menuntut dengan suara keras mengatakan angka pekerja kontrak yang ditempatkan Di bagian produksi utama menjadi karyawan tetap, dimana sudah diatur di PKB pasal 8 tentang status pekerja dan UUK No.13 tahun 2003 pasal 59.

Sedangkan dari keterangan ketua pimpinan unit kerja serikat pekerja aneka industri (FSPMI) PT. Jui Shin Indonesia, Apen Manurung ,ST  menegaskan Kepada wartawan Jurnalis Online Bersatu (JOB) , “kami menolak pemberlakuan kerja 8 jam setiap harinya yang bekerja terus menerus tanpa ada istirahat  dimana sudah diatur di PKB tentang waktu kerja dan waktu istirahat  pada pasal 9, menolak hadirnya tenaga kerja asing yang unskil dan tidak mengerti bahasa Indonesia, dimana hal ini berdasarkan sesuai UUK No.13 tahun 2003 pasal 42 s/d pasal 49 dan Perpres No.20 tahun 2018,” tegas Apen Manurung ST.

Aksi tersebut dikawal ketat petugas keamanan dari PT Kim yang dihadiri pihak keamanan dari kepolisian Polres Pelabuhan Belawan.

Oleh kare permintaan belum bisa dikabulkan pihak perusahaan, akhirnya ratusan karyawan meninggalkan lokasi , sebelum meninggalkan lokasi aksi pekerja meminta waktunya untuk ijin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia.

Upaya konfirmasi ke pihak humas PT.Jui Shin Indonesia terkait masahah ini sayangnya pihak Humas tidak mau di konfirmasi ketika dipanggil wartawan, pihaknya lari meninggalkan lokasi, sehingga patut dipertanyakan bagaimana sebuah perusahaan besar yang memiliki bagian Hubungan Masyarakat (Humas) tetapi tidak bersedia untuk dilakukan konfirmasi sehingga informasi yang dibutuhkan terkait perusahaan tersebut tidak dapat diperoleh yang menunjukkan tidak adanya transparan.

(Red/Wilmar)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *