HEADLINE NEWS

Ditengah Pandemi Virus Corona (Covid-19) Pemilik Cafe Remang-Remang Ngaku Wartawan Nekat Buka


Kabar 24 Jam.Com
Deliserdang- Ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19),dan Bulan Puasa Ramadhan Tahun 2020 masih banyak pelaku usaha dan masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan untuk tetap berada di rumah saja. Seperti yang di dapati saat Polsek Patumbak menggelar patroli dan razia di Jalan Pertahanan Kecamatan Patumbak Kab Deliserdang Cafe remang-remang tetap nekat buka Minggu (10/05) dini hari.

Dengan melibatkan tim khusus Anti Bandit (Tekab),Sat Intelkam, Satlantas, Sat Sabhara, Sat Brimob Polda Sumut yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung didampingi Kanit Intelkam AKP.P Lumban Batu, Kanit Binmas Ipda S.Panjaitan putugas langsung mendatangi Cafe remang-remang tersebut.

Dari Cafe remang-remang
yang diketahui milik seorang pria bernama Boy Sitorus petugas kepolisian yang melakukan razia mendapati sejumlah penikmat minuman keras (miras) lagi duduk santai bersama wanita yang di duga sebagai pelayan Cafe sambil menikmati minuman memabukkan ditempat remang-remang yang memang telah disediakan oleh pemilik Cafe.

Bahkan hebatnya lagi, saat petugas kepolisian dari Sektor Patumbak datang ke Cafe yang berlokasi di Desa Patumbak I Pasar 7 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang itu pemilik Cafe terlihat acuh tak menghiraukan kedatang polisi dan sadisnya lagi seorang wanita dengan entengnya mengatakan jangan takut, Cafe inikan hanya jual minuman tuak saja.

"Jangan takut, ngapain takut Cafe
kita ini hanya menjual minuman tuak  aja, kalian jangan takut, ngapain takut,"
kata seorang wanita bertubuh agak gemuk mengenakan baju warna orege itu di hadapan pertugas.

Namun dari patauan wartawan dilokasi Cafe ini, pemilik Cafe yang telah berukali telah dihimbau agar tidak membuka usahanya itu terkesan bandal dan tetap saja membuka usahanya, terlihat juga menyediakan kamar-kamar untuk para wanita pelayan di Cafe tersebut.

Selain itu di Cafe itu juga terpampang diatas pintu Steker  bertuliskan  "SATUAAN KOMUNIKASI WARTAWAN POLDA SUMATERA UTARA" 

Saat di komfirmasi terkait ada Steker bertuliskan  "SATUAAN KOMUNIKASI WARTAWAN POLDA SUMATERA UTARA" pemilik Cafe Boy Sitorus, mengaku kalau dirinya adalah wartawan barisan bawah atau divisi bawah dari Media PEWARTA POLDA SUMUT.

"Saya wartawan "PEWARTA POLDA SUMUT" Masih anggota barisan bawah. Masih divisi bawah, itu tingkatannya,"sebut pemilik Cafe Boy Sitorus pada wartawan saat di konfirmasi di lokasi razia

Ketika dintanya kembali apakah ada wartawan anggota barisan bawah dan divisi bawah, Boy Sitorus terlihat gugup dan berkilah dengan mengulang-ulang ucapannya, tak bisa menjawab pertanyaan wartawan.

Sementara diketahui karana telah diperingati berulang kali dan dinilai Cafe remang-remang tersebut masih tetap membandal, petugas terpaksa mengamankan beberapa unit perlengkapan alat musik di Cafe itu.

Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan identitas pelayan Cafe dan juga memiriksa badan maupun barang bawaan pengunjung Cafe serta surat-surat kenderaan. Pengendara Sepeda motor tanpa bisa menunjukkan surat surat, kendaraanya, kemudian diboyong ke Mapolsek Patumbak.

Ditempat terpisah Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH, SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH. menyebutkan polisi  hanya memberikan peringatan kepada pemilik usaha untuk mematuhi keputusan pemerintah. Polisi meminta agar para pemilik usaha menutup tempat usahanya, dan pengunjung diminta membubarkan diri.

“Kami mengimbau agar pemilik  Cafe untuk menutup usahanya dan pengunjung  membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing,"sebut Gindo

Gindo menuturkan, pihak kepolisian Polsek Patumbak sebelumnya telah berkali-kali memberikan penyampaikan dan imbauan kepada pemelik Cafe dan warga. Namun,
mereka masih tetap membandal dan terpaksa kita amankan beberapa unut perlengkapan alat musik di Cafe itu.

Selain itu kata Gindo pihaknya juga melakukan pemeriksaan identitas pelayan Cafe dan juga memiriksa badan maupun barang bawaan pengunjung Cafe serta kenderaan  dan pengendara kereta tanpa bisa menunjukkan surat surat kendaraanya,kemudian diboyong ke Mapolsek Patumbak

"Untuk mengurangi orang-orang agar tidak berkerumun agar bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,diminta pengusa Cafe untuk sementara waktu menutup usahanya.Harapan kami kepada masyarakat di Wilayah Hukum Polsek Patumbak tolong kerjasamanya dalam hal pencanangan pemerintah dalam hal mencegah penyebaran Covid -19 ini. Kita pastinya tetap ingin hidup sehat dan tetap nyaman,"imbuhnya (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *