HEADLINE NEWS

Wartawan Gadungan Membuat Dan Memperjual Belikan KTA Wartawan Palsu.


Medan Kabar 24jam.com
Kamus 2/4/2020.
   
     Dikutip dari beberapa media yang sedang viralnya, Seorang Oknum yang bukan seorang jurnalis atau wartawan berani membuat dan memperjualkan beli kan KTA Wartawan Palsu.

     YN. Lubis warga Kampung lalang, Sumatra Utara menjadi  korban penipuan yang dilakukan salah seorang atas nama BKZL P. Bermula Oknum terduga pelaku meminta sejumlah barang dagangan dengan cara berhutang pada korban beberapa bulan yang lalu  dengan kesepakatan setelah beberapa bulan akan di kembalikan dengan uang.

      Akhirnya disaat waktu yang di sepakati telah sampai waktunya Namun BKZL P, tidak juga melunasi hutang nya pada si korban YN. Namun pelaku menawarkan solusi untuk bagaimana dia mengulur waktu untuk pembayaran hutang nya tersebut. Oknum terduga pelaku menawarkan KTA kartu Tanda anggota  Wartawan, " Pak sebagai pedagang bapak harus punya kartu Media atau wartawan agar bapak tidak di ganggu di pajak seperti ini. Sebut Oknum pada korban yang saat itu berharap BKZL P sebagai terduga pelaku  membayar sejumlah hutang-hutang nya.

     Setelah pertemuan itu Oknum BKZL P, tak juga menyelesaikan hutang piutang nya kepada YN, akhirnya YN katakan jika bapak bisa uruskan kartu wartawan yang bapak tawarakan itu cobalah saya mau tau ungkap YN pada pelaku. Cukup lama di tunggu konfirmasi lanjutan dari Oknum tersebut namun KTA yang di janjikannya tidak kunjung selesai. Akhirnya  korban YN menelpon kembali pelaku menanyakan persolaan KTA yang sudah di janjikan Oknum tersebut, sebelumnya pada Korban.

      Akhirnya Oknum BKZL P datang kepada korban dan menyerahkan KTA serta Surat tugas Wartawan degan catatan di potong hutang sejumlah Rp. 200.000,- dari hutang BKZL P pada YN. Korban tidak menyimpan kecurigaan pada pelaku saat itu namun sesampainya di rumah YN dengan bentuk surat tugas dan KTA berbeda, di KTA atas nama nya YN sedangkan surat tugas atas Nama MHD. Ariadi, tak berlangsung lama akhirnya YN bertemu kepada salah seorang wartawan di lapangan. Barulah korban tau bahwa KTA yang di berikan BKZL P itu adalah Kartu Tanda Anggota Wartawan Palsu. Korban merasa tertipu dan dirugikan bahkan seolah ini jebakan yang dilakukan pada dirinya karna mengantongi identitas palsu dan saya bisa terancam penjara pak pungkas YN pada awak media.

     Salah seorang jurnalis berton sinaga yang ada di kota Medan di minta keterangannya beliau menuturkan, "saya sangat mengutuk keras perbuatan pelaku yang melakukan tindakan yang tidak bermoral seperti ini, kami sebagai awak media tidak Terima jika profesi kami ini di perjual belikan seperti ini terlebih pelaku bukan seorang jurnalis. Tolong di kondisikan  dulu pelaku yang mencari keuntungan pribadi dari profesi seperti kami ini bang dan harus kita usut tuntas sampai pelaku jerah !!! tandas seorang wartawan pada kami awak media.

      Saat awak media mengkonfirmasi hal ini kepada seorang pimpinan media yang di catut kan nama media nya tidak bersedia memberi penjelasan meski pesan singkat yang kami sampaikan sudah ceklis biru. Demikan juga pada saudara pelaku BKZL P tidak bisa berikan tanggapan terkait berita yang berkembang yang mencatut kan nama nya dalam penerbitan KTA palsu salah satu media yang ada.(tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *