HEADLINE NEWS

Sidang Online, Zuraida: Kalau Bukan Aku, Jamaluddin Yang Harus Mati


Kabar24Jam.Com
Rabu 01/04/2020
Medan-Sidang perdana
kasus pembunuhan berancana 
hakim Pengadilan Negeri (PN) 
MedanJamaluddin, dengan
terdakwa Zuraida Hanum yang
di gelar melalui online
(teleconference) berlangsung
di Ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN)Selasa(31/03) sore.

Jaksa Penuntut Umum (JPU)
yang dimotori Parada Situmorang 
di hadapan majelis hakim yang diketuai  Erintuah Damanik, dalam
dakwaannya.menejelaskan bahwa terdakwa Zuraida Hanum selaku istri sudah lama sakit hati sehingga terdakwa berniat ingin membunuh Jamaluddin

"Bermula dari hubungan rumah tangga terdakwa Zuraida Hanum dengan korban tidak akur, sehingga terdakwa sering memendam perasaan marah, kecewa kepada korban,"JPU.

Dikatakan JPU, ketidak harmonisan hubungan rumah tangga terdakwa dan korban juga diceritakan terdakwa pada saksi Liber Junianto (supir), dimana terdakwa mengatakan sudah lama memiliki niat untuk membumuh korban karena kelakuan korban yang krap menyakiti hati Zuraidah.

Selanjutnya kata JPU melanjutkan,  sekira tahun 2018 terdakwa berkenalan dengan saksi Jefri Pratama (berkas terpisah) karena pertemuan yang rutin dengan saksi Jefri, akhirnya terdakwa dengan saksi Jefri saling berpacaran saling jatuh cinta.

Berikutnya pada bulan November 2019, terdakwa menghubungi saksi Jefri mengajak bertemu di Everyday Cafe di Jalan Ringroad Medan, lalu terdakwa menceritakan masalah rumah tangganya yang mana korban sering mengkhianati terdakwa dan terdakwa juga mengatakan kepada saksi Jefri kalau terdakwa kepengin mati saja, karena sudah tidak sanggup hidup bersama korban.

"Lalu saksi Jefri menjawab" Ngapain kau yang mati. Dia yang bejat, kok kau yang mati.Dialah yang seharusnya mati. kemudian terdakwa Zuraida mengatakan kepada saksi " Iya memang, saya sudah tidak sanggup, kalau bukan aku yang mati, dia yang harus mati,"ucap JPU saat membacakan dakwaan terdakwan

Selanjutnya terdakwa bersama saksi Jefri berencana menghabisi korban, kemudian saksi Jefri mengajak saksi M. Reza Falevi dan akhirnya rencana Zuraidah Hanum tersampaikan untuk membunuh korban, Sang Humas dan juga Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jamaluddin.

"Perbuatan terdakwa Zuraida Hanum sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 dan/atau Pasal 338 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1, 2 KUHPidana," pungkas Jaksa.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *