HEADLINE NEWS

Penanganan Covid-19, Kejatisu Siap Kawal Anggaran Rp1,5 Triliun Untuk masyarakat Sumut,


Kabar24Jam.Com
Medan-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) siap mengawal anggaran sebesar Rp 1,5 triliun untuk penanganan virus corona atau COVID-19 di Sumut. Hal ini dikatakan oleh Kepala Kejatisu (Kajatisu) Amir Yanto melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Sumanggar Siagian.

"Kejatisu mengawal dana anggaran COVID-19 yang disalurkan ke masyarakat Sumut," ujar Sumanggar kepada wartawan melalui telepon selular, Senin (20/4) siang. Mantan Kasi Pidum Kejari Binjai ini menegaskan, bila ada pejabat yang bermain dengan anggaran tersebut, maka Kejatisu bakal menuntut berat bagi tersangka/terdakwa.

"Bagi pejabat yang bermain-main dengab anggaran tersebut untuk menguntungkan diri sendiri, maka akan kami tindak tegas dan menuntut berat bagi pelaku," tegas Sumanggar. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan bakal adanya tuntutan hukuman maksimal yakni pidana mati. Namun hingga kini, Kejatisu belum mendapat laporan terkait dugaan penyelewengan anggaran tersebut.

"Sampai sekarang belum ada (laporan)," ucap Sumanggar. Kepada jaksa maupun pegawai Kejatisu, Sumanggar mengimbau agar selalu memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun/hand sanitiezer, melakukan social dan psychal distancing serta tak mudah terpancing berita hoax/bohong.

Sebelumnya, Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi mengatakan pihaknya menyiapkan Rp 1,5 triliun untuk menangani penanganan virus corona di Sumut. Dana ini berasal dari APBD Sumut.

"Kita sudah menghitung dengan cermat APBD kita. Sampai saat ini, kita sudah mengalokasikan anggaran Rp 1,5 triliun untuk penanganan COVID-19. Bila ada perubahan lagi, maka kita akan menyesuaikannya kembali," ujar Edy saat mengikuti video conference yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kamis (9/4) lalu.

Dana yang dialokasikan ini, sambung Edy, termasuk untuk bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak kebijakan pencegahan penyebaran virus corona. Edy mengatakan dana itu segera disalurkan bagi warga yang membutuhkan.

"Bantuan kepada masyarakat akan segera kita salurkan agar beban masyarakat kita bisa berkurang di tengah wabah ini," ucap Edy. Edy menjelaskan salah satu yang akan mendapat bantuan adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Menurutnya, UMKM menjadi faktor penting dalam menghadapi pandemi corona.

"Seperti yang dikatakan Menteri Keuangan, UMKM juga perlu mendapat bantuan dari pemerintah agar mereka tidak bangkrut. Bila UMKM banyak yang bangkrut, perekonomian kita akan semakin sulit. Nanti kita akan lihat bagaimana teknisnya. Tetapi yang terpenting bantuan-bantuan ini semua harus tepat sasaran," jelasnya. (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *