HEADLINE NEWS

Jasad Hakim Jamal Tergeletak di Lantai Mobil, Zuraidah Akui Keterangan Saksi


Kabar24Jam.Com
Medan- Sidang perkara kasus pembunuhan berencana Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin dengan terdakwa Zuraidah Hamum (42) M Jefri Pratama alias Jefri (42), dan M Reza Fahlevi (28), kembali bergulir dengan agenda keterangan Tiga orang saksi warga setempat,

Pada sidang kili ini Dasmon warga Dusun II, Desa Sukadame,Kecamatan
Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang
seorang dari tiga saksi yang di hadirkan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dikomandoi Parada Situmorang mengaku sempat melihat jasad korban terkapar di jok tengah mobil.

"Saya melihat jasad korban terkapar di jok tengah mobil,"kata Desmon, dalam 
sidang lanjutan (secara teleconference) Jumat (24/4) di ruang Cakra 8 PN Medan

Dasmon juga menyebutkan, ketika itu saksi ikut membantu petugas dari Polsek Mobil Toyota Prado hitam nopol BK 77 HD (biasa digunakan korban ke PN Medan, red) yang nyungsep ke jurang menabrak pohon sawit di areal perkebunan sawit Namorimbang untuk diderek ke jalan utama.

"Karena disuruh pak polisi, ikut juga aku buka pintu mobilnya. Posisinya tergeletak di lantai tengah menghadap bangku depan. Korban waktu itu? Pakai pakaian olahraga (training hijau bertuliskan PN Medan, red)," urainya menjawab pertanyaan ketua tim JPU Parada Situmorang.

Parada juga mencecar saksi seputar apa saja yang dilihat saksi Desmon saat berada di dalam mobil. Saksi mengaku menemukan dan sempat mengambil ponsel merek Samsung warna hitam milik korban. Korban Jamaluddin waktu itu juga mengenakan perhiasan seperti kalung, cincin dan jam tangan.

Saksi Desmon dan saksi lainnya Ardi Ginting kemudian diarahkan Parada ke meja majelis hakim diketuai Erintuah Damanik untuk menunjukkan ponsel yang ditemukan di dalam mobil korban.

Kedua saksi juga membenarkan bahwa pakaian training warna hijau, kalung dan cincin (turut dijadikan sebagai barang bukti) adalah barang-barang dikenakan hakim Jamaluddin yang saat itu tergeletak di lantai mobilnya.

Sebelumnya menjawab pertanyaan hakim ketua Erintuah Damanik, saksi Ardi Ginting mengaku pernah dibujuk salah seorang anggota Polsek Kutalimbaru agar siapa saja warga setempat yang terlanjur mengamankan ponsel korban supaya disarahkan untuk keperluan pengusutan kasusnya.

“Kubujuklah dia (sembari menunjuk saksi Desmon yang duduk di sebelah kanannya, red). Dibalikkannya hp itu. Terus kukasihkanlah hp itu balik ke pak polisi tadi,” tutur saksi dengan dialek Batak Karonya dan spontan sempat menimbulkan tawa kecil di antara majelis hakim dan pengunjung sidang.

Menurut saksi Ardi ketika itu dirinya memang tidak ikut masuk ke dalam mobil korban namun ikut membantu aparat polisi mengikat tali agar Toyota Prado tersebut bisa ditarik / diderek ke atas (jalan umum).

Namun ketika rekonstruksi di lokasi kejadian, kedua saksi melihat terdakwa yang lebih tua (M Jefri Pratama berada di dalam mobil Toyota Prado, red). Pada adegan lain dalam rekonstruksi, terdakwa M Reza Fahlevi tampak mendorong mobil ke arah jurang.

Sementara menurut saksi lainnya Ernita Gurusinga, Jumat pagi (29/11/2019) sebelum pukul 06.00 WIB sempqt melihat mobil Toyota Prado hitam melintas ke arah jalan mendaki menuju perladangan warga.

"Waktu itu saya sedang mengeluarkan kereta (sepeda motor). Mau belanja ke pajak (pasar) pak. Rumahku kan di pinggir jalan. Nampak BK-nya (plat no pol mobil, red) 77. Ingat aku karena jarang mobil keq gitu lewat di kampung kami," urai Ernita.

Siang harinya saksi mendengarkan berita heboh dari warga yang mampir di warung kopinya uakni penemuan mayat di dalam mobil hitam. Mobil yang tadi pagi dilihatnya melintas.

Ketika dikonfrontir Majelis Hakim
Erintuah Damanuk lewat monitor teleconference, terdakwa Zuraida Hanum yang juga istri korban maupun kedua terdakwa ‘eksekutor’ M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi yang berada di Rutan Tanjung Gusta Medan menyatakan tidak keberatan dengan keterangan para saksi. 

Selanjutnya usai dilakukan
konfrontir Majelis Hakim
Erintuah Damanik menunda persidangan dan akan dilanjutkan, Rabu (6/5/2020) mendatang (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *